Malang Raya
Delapan Siswa SMA Luar Biasa Ikuti Ujian Nasional
Dari delapan siswa itu, dua orang merupakan siswa SMA LB Yayasan Putra Pancasila Malang.
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: fatkhulalami
SURYAMALANG.COM, KEDUNGKANDANG - Sebanyak delapan siswa SMA Luar Biasa (LB) akan mengikuti unas mulai 4 April 2016 mendatang.
Dari delapan siswa itu, dua orang merupakan siswa SMA LB Yayasan Putra Pancasila Malang.
"Dua siswa yang ikut dari kelas 12 B," jelas Hari Sapto Wiyono, guru SMA LB Yayasan Putra Pancasila kepada SURYAMALANG.COM, Senin (28/3/2016).
Dua siswa itu adalah Aditya Wahyu Pratama dan Fajar Chalid Mawardi. Kelas B diperuntukkan bagi siswa tuna rungu wicara.
"Sedang 10 siswa kelas 12 C (tuna grahita/lemah mental) tidak mengikuti unas. Mereka hanya mengikuti ujian sekolah," terang dia.
Sehingga hanya siswa kelas B yang ikut ujian sekolah dan unas. Menurut dia, regulasinya sudah seperti itu sejak lama. Karena itu, siswa kelas B bisa ikut seleksi ke perguruan tinggi.
"Misalkan ke Universitas Brawijaya (UB). Mereka kan membuka kesempatan buat penyandang disabilitas," katanya.
Menjelang unas, siswa juga diberi materi pembelajaran. "Di SMA LB tidak ada penjurusan," jelasnya. Saat pelaksanaan unas, biasanya dilakukan pengawasan silang antar SLB.
Budiono, Kasi Kurikulum Dindik Kota Malang menyatakan biasanya untuk siswa tuna rungu wicara tidak memakai listening untuk Bahasa Inggris.
Sehingga menyesuaikan dengan kemampuan siswa. Menurut dia, siswa inklusi/ABK (Anak Berkebutuhan Khusus) tidak bisa disamakan. Di Kota Malang ada tujuh SMA LB.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/ilustrasi-unas-hamil_20150416_094607.jpg)