Breaking News:

Malang Raya

Khawatir Tanah Dicaplok UIN, Warga Protes ke BPN

“Kami khawatir akan tanah itu. Kami merasa belum pernah menjual ke UIN tetapi kok sudah dimasukkan dalam patok batas pembangunan kampus,” kata Risman

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: musahadah
surya/ahmad amru muiz
Perwakilan warga desa Junrejo, Raisman, menunjukkan papan petunjuk lokasi tanah UIN yang ada di tanah miliknya, Rabu (6/4). 

SURYAMALANG.COM, BATU - Ingin kejelasan status tanahnya, sejumlah warga mendatangi kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Batu. Ini setelah tanah milik sejumlah warga diklaim telah dibeli untuk pembangunan kampus Universitas Islam Negeri (UIN) di Desa/Kecamatan Junrejo. .

Perwakilan warga Desa Junrejo, Risman mengatakan, dia sebagai pemilik salah satu bidang tanah hingga sekarang merasa belum menjual tanahnya ke UIN. Tetapi, tanah itu sudah masuk dalam patok lokasi pembangunan kampus UIN.

“Kami khawatir akan tanah itu. Kami merasa belum pernah menjual ke UIN tetapi kok sudah dimasukkan dalam patok batas pembangunan kampus,” kata Risman di kantor BPN Kota Batu, Rabu (6/4/2016).

Dijelaskan Risman, sebetulnya warga tidak mempermasalahkan apabila tanah miliknya dibeli untuk pembangunan kampus UIN. Namun, seharusnya ada proses jual beli terlebih dahulu dengan pemilik tanah.

Untuk itulah, menurut Risman, dia meminta penjelasan kepada BPN terhadap status tanah miliknya itu, apakah tanahnya sudah berpindah kepemilikannya ke UIN atau masih menjadi miliknya.

“Tetapi rupanya BPN belum bisa memberi penjelasan soal itu. Sebab, BPN belum menerima laporan terkait tanah untuk pembangunan kampus UIN di Desa Junrejo,” ujar Risman.

Humas BPN Kota Batu, Witono mengatakan, BPN bisa memahami kekhawatiran warga soal tanahnya yang masuk dalam lokasi pembangunan kampus UIN dengan adanya pematokan. Tetapi, adanya pematokan itu belum mengarah pada penyerobotan tanah.

Untuk itu, ungkap Witono, BPN akan melakukan pengecekan terhadap status tanah milik sejumlah warga Tlekung yang masuk dalam lokasi pembangunan kampus UIN. Selain itu, warga juga diminta mengecek status tanah ke Desa Junrejo dan UIN.

“Yang jelas, BPN akan membantu warga terkait status tanah yang menjadi lokasi pembangunan kampus UIN,” tutur Witono

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved