Malang Raya
Mahasiswa Universitas Wisnuwardhana Asal NTT Sudah Balik ke Malang
Mahasiswa asal Kupang NTT di Universitas Wisnuwardhana (Unidha), perlahan sudah kembali ke Malang. Namun belum kembali serentak.
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: fatkhulalami
SURYAMALANG.COM, KEDUNGKANDANG - Mahasiswa asal Kupang NTT di Universitas Wisnuwardhana (Unidha), perlahan sudah kembali ke Malang. Namun belum kembali serentak.
Mereka yang pulang kampung kebanyakan yang kos di Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang pada 23 Maret 2016 lalu.
Ini terjadi pascakejadian di kampus Unidha, yakni terbunuhnya mahasiswa STIMIK Asia, Nasehon Leplepem alias Moger pada 20 Maret 2016.
"Ada beberapa yang kembali. Tapi belum serentak," jelas Dr Yuhdi Batubara SH MH, WR 3 Unidha kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (14/4/2016).
Menurutnya, pihaknya akan tetap memantau mereka pascakembali. Sebab bagaimanapun, mereka tidak sebebas dulu. Apalagi kasusnya masih berproses.
"Ibaratnya kondisinya masih seperti api dalam sekam," kata dia.
Sebagaimana diberitakan, Polresta Malang telah menetapkan empat tersangka. Namun baru tiga tersangka yang ditangkap. Sedang satu tersangka, yaitu D masih DPO.
D-lah yang disebut polisi berperan sebagai pemukul Moger dengan kayu dan bambu. D kini diburu polisi karena menghilang setelah kejadian.
Tentang kepulangan mahasiswanya, ia memperkirakan karena mungkin sudah lama di kampung halaman.
"Selain itu mungkin kangen bertemu teman-temannya dan tanggungjawab meneruskan kuliah," jelasnya. Apalagi akan ada UTS (Ujian Tengah Semester).
Di sejumlah kampus di Kota Malang, ada dan sedang dilaksanakan UTS. Namun di Unidha, lanjutnya, untuk pelaksanaan UTS tergantung dosennya. "Fakultas akan memfasilitasinya," jawab dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/mhs-pulang_20160323_211347.jpg)