Kediri
"Mereka Tiba-tiba Datang Menodong Leher Kami dengan Celurit"
Daman dan Januri tampak masih shock dengan peristiwa yang menimpanya.
Penulis: Didik Mashudi | Editor: musahadah
SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Kawanan perampok yang menyatroni kantor PT Unirama diduga sudah profesional.
Perampok yang masuk dengan melompat tembok belakang langsung melumpuhkan dua penjaga malam Daman (45) dan Januri (50).
"Perampok tiba-tiba datang menodong leher kami dengan celurit. Pelakunya sekitar enam orang," ungkap Daman kepada suryamalang.com, Senin (18/4/2016).
Selain membawa celurit, ada juga yang membawa pedang dan linggis.
Selanjutnya perampok membawa kedua penjaga malam ke ruang belakang gudang.
Keduanya disekap dengan tangan dan kaki diikat dan mulut disumpal.
Pelaku masuk ke bagian keuangan. Di ruangan ini ada brankas tempat menyimpan uang.
Sebuah brankas yang menyimpan uang setoran dibongkar paksa.
Perampokan di kantor PT Unirama diperkirakan berlangsung hampir tiga jam.
Pelaku masuk dan menyekap penjaga sekitar pukul 1.30 WIB dan baru kabur menjelang Subuh.
Perampokan ini pertama kali diketahui sopir truk yang hendak memasok barang.
Sopir ini mendengar teriakan dari kedua korban yang disekap perampok.
Hal ini kemudian dilaporkan polisi. Saat petugas tiba perampok sudah kabur memanjat tembok belakang dengan anak tangga.
Daman dan Januri tampak masih shock dengan peristiwa yang menimpanya.
Mereka telah dimintai keterangan polisi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/korban-penyekapan_20160418_130819.jpg)