Breaking News:

Kediri

TKI Makin Pintar Membuat Omzet Pedagang Valas Turun

"Di dua daerah itu omzet pedagang valas banyak yang drop," ungkap Djoko Raharto, Kepala Kantor BI Kediri kepada sejumlah wartawan, Selasa (19/4/2016).

Penulis: Didik Mashudi | Editor: musahadah
Shanghaiist
Uang-uang berhamburan di dekat halte bus Shenzhen, Tiongkok. 

SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Hasil survei Bank Indonesia (BI) Kediri terhadap pedagang valuta asing (valas) mengungkap ada trend penurunan omzet penjualan.

Dua daerah yang disurvei adalah Kabupaten Ponorogo dan Madiun yang merupakan kantong tenaga kerja indonesia (TKI).

"Di dua daerah itu omzet pedagang valas banyak yang drop," ungkap Djoko Raharto, Kepala Kantor BI Kediri kepada sejumlah wartawan, Selasa (19/4/2016).

Kondisi yang sama juga ditemukan di daerah lain.

Salah satu penyebab anjloknya omzet pedagang valas karena TKI tidak membawa valas, tapi uangnya ditransfer antarbank.

"Sekarang TKI sudah pintar karena memiliki rekening sendiri. Sehingga gajinya langsung transfer antarbank," jelas Djoko.

Sementara Agus salah satu pedagang valas saat dikonfirmasi suryamalang.com mengakui kondisi itu.

"Sekarang masih lesu, mungkin menjelang Lebaran nanti bakal naik," jelasnya.

Menjelang Lebaran biasanya banyak TKI yang pulang kampung menukarnya mata uang asing dengan rupiah. Terbanyak penukaran dollar Singapura dan Hongkong serta riyal.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved