Malang Raya

Wali Kota M Anton : Pemberian Keterampilan Bisa Jadi Modal Usal Lulus Sekolah

"Mana guru atau kepala SMPN 8? Kalau dulu ada yang hilang di perpustakaan itu karena saya dan teman-teman. Tapi jangan dicontoh ya?,

Wali Kota M Anton : Pemberian Keterampilan Bisa Jadi Modal Usal Lulus Sekolah
SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Wali Kota Malang melihat minuman Yellow Punch di stand SMPN Terbuka 1 di SMPN 2 Kota Malang di sela pembukaan Lomba Motivasi Pelajar Mandiri (Lamonjari) untuk siswa SMPN terbuka se Kota Malang, Rabu (20/4/2016). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Pemberian keterampilan di sekolah bisa dijadikan modal siswa SMPN Terbuka usai lulus sekolah. Keterampilan merupakan pembelajaran intra sekolah.

"Misalkan jika setelah lulus tidak meneruskan sekolah, maka dengan bekal itu bisa membantu diri sendiri atau orangtua," jelas Wali Kota Malang, M Anton saat memberikan pidado di SMPN 2, Rabu (20/4/2016).

Ia berada di sana membuka Lamonjari (Lomba Motivasi Pelajar Mandiri) bagi SMPN Terbuka se Kota Malang. Menurut Abah Anton, dulu saat sekolah, ia sambil jualan.

Sebab orangtuanya tidak mampu.

"Sambil sekolah, saya jualan. Anak sekarang pasti tidak mau karena malu," kata Anton yang pernah bersekolah di SMPN 8 Kota Malang.

Ia juga mengaku saat SMP nakal.

"Mana guru atau kepala SMPN 8? Kalau dulu ada yang hilang di perpustakaan itu karena saya dan teman-teman. Tapi jangan dicontoh ya?," aku Anton.

Dalam lamonjari, lomba yang dipertandingkan yaitu lomba cerdas cermat ada lima regu. Kemudian lomba keterampilan 15 peserta dan lomba seni ada 22 orang.

Di Kota Malang, ada lima SMPN Terbuka yang gandeng di lima SMPN yang ada. Sebelum membuka lomba, wali kota meninjau lima stand keterampilan tiap SMPN Terbuka.

Misalkan SMPN Terbuka 1 dengan keterampilan membuat kue dan minuman.

Halaman
12
Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: fatkhulalami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved