Senin, 13 April 2026

Malang Raya

BKD Pastikan Tak Ada PNS Misterius di Kota Malang, Cuma Ada 135 PNS yang

Badan Kepegawaian Daerah (BKD) mengklaim tak ada Pegawai Negeri Sipil (PNS) "siluman" dilingkungan Pemerintah Kota Malang.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: musahadah
ilustrasi 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Badan Kepegawaian Daerah (BKD) mengklaim tak ada Pegawai Negeri Sipil (PNS) "siluman" dilingkungan Pemerintah Kota Malang.

Hal itu disampaikan untuk menanggapi data Badan Kepegawaian Negara yang menyebut ada sekitar 57.000 PNS misterius yang tersebar di kementerian dan daerah.

Misterius artinya ada nama PNS dalam database namun keberadaanya tak diketahui.

Kepala BKD Kota Malang Subkhan mengatakan, jumlah PNS di Kota Malang yang aktif per Maret 2016 tercatat 9.555 orang.

BKD juga telah menghitung ulang melalui program Pendaftaran Ulang Pegawai Negeri Sipil secara Elektronik (e-PUPPNS).

Data tersebut sudah dicocokkan dengan database lama yang dimiliki Pemkot.

Hasilnya, kata Subkhan, tidak ada selisih satu pun.

"Datanya singkron. Karena di Pemkot Malang pendataan yang ada dalam database selalu diperbarui. Setiap ada PNS yang pensiun, meninggal, atau hal lain, akan dihapus namanya dalam PNS aktif. Setiap bulan, data itu memang selalu di-update. Jadi ketika ada pendataan ulang lewat e-PUPNS, tak terjadi perbedaan," kata dia, Sabtu (23/4/2016).

Ia menduga, perbedaan data antara hasil PUPNS dengan database PNS di pemerintah daerah lain seperti yang disampaikan Kemenpan-RB bisa berasal dari beberapa faktor.

Salah satunya tidak tercatatnya data PNS yang dimutasi atau pensiun.

Ia mencontohkan, di Kota Malang sejak Juni hingga Oktober 2015 ada 135 PNS yang pensiun.

Jika database tidak diperbaui, hal itu juga bisa menjadi temuan PNS misterius.

Dengan jumlah PNS yang sekarang, kata Subkhan, sebenarnya Kota Malang masih banyak memiliki kekurangan tenaga kerja.

Paling dirasakan pada sektor pendidikan dan kesehatan.

Di bidang pendidikan, kebutuhan guru Sekolah Dasar paling mendesak.

Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved