Selasa, 14 April 2026

Arema Malang

Hindari Gesekan dengan Bonek, Aremania Pilih Tak Datang ke Madura

"Ini juga menyangkut keamanan di wilayah Surabaya, kami menghindari keributan,” kata Ghozali.

Penulis: Dyan Rekohadi | Editor: fatkhulalami
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Atraksi Aremania saat mendukung tim Arema Cronus menjamu Persiba Balikpapan dalam Torabika Soccer Championship di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Minggu (1/5/2016). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Arema Cronus dipastikan menjalani pertandingan tandang pertamanya di kompetisi Indonesia Soccer Campionship (ISC) 2016 tanpa didampingi pendukungnya, Aremania.

Aremania resmi menyatakan tidak akan memberangkatkan rombongan ke Bangkalan Madura di saat tim Arema bertanding melawan tim tuan rumah Madura United, Jumat (6/5/2016).

Kepastian tidak adanya dukungan Aremania di kandang MU nanti, didapat setelah para Korwil Arema se Malang Raya melakukan pertemuan bersama.

Keputusan ‘melepas’ pertandingan tim Singo Edan di Pulau Garam didasarkan pada banyak pertimbangan.

Salah satu koordinator Aremania, Ahmad Ghozali menyatakan seluruh Korwil Aremania sepakat tidak mengirim suporter untuk mendampingi tim Singo Edan ke Madura.

“Kami menghormati kesepakatan bersama. Tidak ada satupun Aremania yang berangkat ke Madura,” ujar Ghozali pada SURYAMALANG.COM, Selasa (3/5/2016).

Keputusan itu tidak lepas dari pertimbangan konflik antara suporter. Terlebih secara Geografis rute perjalanan darat untuk menuju Bangkalan di Pulau Madura melalui kota Surabaya.

“Kami tidak berangkat terkait pertimbangan keselamatan. Kami tidak mau ada gesekan dengan suporter Bonek. Hal ini juga menyangkut keamanan di wilayah Surabaya, kami menghindari keributan,” kata Ghozali.

Kesepakatan Aremania ini sudah dikoordinasikan dengan pihak Kepolisian. Ghozali menyebut koordinator Aremania Malang Raya telah menyampaikan ke Polda Jatim, Polresta Surabaya dan Polres Bangkalan.

Manajemen Arema Cronus mengaku belum mengetahui adanya keputusan Aremania yang tidak akan berangkat mendampingi tim kesayangan ke Madura. Media Officer Arema Cronus, Sudarmaji menyatakan pihaknya menghargai keputusan Aremania yang didasarkan pertimbangan keamanan.

“Kalau dalam regulasi sebenarnya tidak ada larangan fans klub untuk memberikan dukungan di manapun bertanding. Bahkan tim tuan rumah wajib menyiapkan minimal 5 persen dari total kapasitas stadion untuk fans tim tamu, juga harus dipersiapkan tribun khusus,” ujar Sudarmaji, Selasa (3/5/2016).

Sudarmaji menambahkan, Aremania tidak pernah memiliki riwayat konflik dengan suporter Madura United. Bahkan sebelumnya, keduanya saling berkomitmen mendukung timnya dengan sportif.

“Namun kami kembalikan ke Aremania dan pihak Kepolisia jika memang dipandang mempengaruhi kondisi keamanan. Tapi kami meyakini di manapun Arema bermain pasti akan ada dukungan dari Aremania. Aremania tidak kemana-mana, tapi ada di mana- mana,” paparnya.

Dengan adanya kesepakatan di tubuh Aremania ini, dapat dipastikan Hamka Hamzah dan kawan-kawan akan bertanding tanpa dukungan suporter fanatiknya melawan MU. Selain akan bermain di kandang lawan tanpa Aremania, mereka juga harus menjalani laga tandang pertama tanpa tiga pemain inti. Hal ini akan jadai tantangan tersendiri bagi tim yang mendapat acungan jempol soal mentalitas ini.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved