Batu
Ini Cara PDAM Batu Menekan Kebocoran Pipa Air Distribusi Air Sumber Banyuning
#Batu PDAM Kota Batu memutuskan untuk mengambil distribusi air sumber banyuning secara bertahap.
Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Adrianus Adhi
SURYAMALANG.COM, BATU - PDAM Kota Batu memutuskan untuk mengambil distribusi air sumber banyuning secara bertahap.
Hal ini dilakukan sebagai antisipasi terjadinya kebocoran air pada pipa distribusi yang dirasa tidak akan kuat menahan tekanan air berlebihan.
Dalam tahap awal, PDAM Kota Batu hanya mengambil air sumber banyuning sebesar 5 liter perdetik.
Direktur Utama PDAM Kota Batu, Edi Sunaedi mengatakan, dengan tahap awal mengambil 5 liter air perdetik dari sumber banyuning sudah bisa menutupi kekurangan air pada pelanggan yang biasanya mengalami giliran.
Untuk tahap berikutnya pengambilan akan dinaikkan menjadi sekitar 15 liter perdetik yang sudah bisa mencukupi dan menutupi kekurangan pasokan air bagi semua pelanggan PDAM Kota Batu.
"Sedangkan untuk sisa 15 liter air perdetik dari 30 liter air perdetik dari sumber banyuning akan kami gunakan sebagai persediaan untuk memenuhi pelanggan baru PDAM Kota Batu," kata Edi Sunaedi, Jumat (20/5).
Dijelaskan Edi, hingga sekarang ini jumlah daftar tunggu pelanggan baru PDAM Kota Batu mencapai sekitar 2.100 antrian.
Mereka saat ini sedang menunggu realisasi dari PDAM untuk menjadi pelanggan dan mendapatkan air bersih sehari-hari.
Disamping itu, ungkap Edi Sunaedi, persediaan air yang belum dimanfaatkan PDAM itu juga untuk persiapan bagi pelanggan kategori tempat usaha yang sewaktu-waktu meminta tambahan pasokan air bersih.
Seperti perumahan Panderman Hils atau Hotel Horizon dan lainya yang kini terus ada pengembangan usaha di Kota Batu.
"Jadi PDAM Kota Batu sekarang dalam posisi tenang setelah mendapat tambahan pasokan air bersih dari sumber banyuning," ucap Edy Sunaedi.
Memang, diakui Edy Sunaedi, pihaknya sejak awal telah memperhitungkan ketersediaan distribusi air yang dimiliki PDAM Kota Batu akan melimpah setelah mendapat pasokan air dari sumber banyuning.
Ini dikarenakan ketersediaan air PDAM Kota Batu dalam beberapa bulan terakhir mengalami kekurangan. Hal itu berakibat dilakukanya pasokan air bergiliran untuk pelanggan di sejumlah lokasi di Kota Batu.
"Tapi dengan melimpahnya distribusi air yang dimiliki PDAM Kota Batu saat ini maka pasokan air ke pelanggan tidak lagi ada gangguan," tutur Edi Sunaedi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/ilustrasi-air_20160520_163707.jpg)