Piala Thomas dan Uber 2016

VIDEO - Ini Trik Cerdik Angga Pratama yang Bikin Lawannya Mati Langkah

Angga menempatkan bola melambung di ujung tengah lapangan. Pasangan dari negeri Tiongkok ini pun mati langkah

SURYAMALANG.COM - Pasangan Ganda Indonesia, Angga Pratama dan Ricky Karanda merupakan pemain bulutangkis yang layak diperhitungkan.

Mereka disegani sejak kemunculan pasangan ini di ajang OUE Singapore Open Super Series pada 2015.

Itu karena trik dan daya tempur kedua pemain muda Indonesia sangat mumpuni, salah satunya saat mereka bertanding di Semi Final New Zealand Open 2016.

Saat itu keduanya bertemu pasangan muda dari negeri Tiongkok, Huang Kaixiang dan Zheng Siwei.

Di sini, Angga membuktikan sebuah trik serve menipu yang membuat keduanya mati langkah. Tak sekali, tetapi tiga kali secara berturut-turut.

Trik itu dilakukan dengan membaca pergerakan kaki lawan, lalu Angga menempatkan bola melambung di ujung tengah lapangan. Trik ini dikenal dengan flik Serve.

Hasilnya, tiga poin untuk pasangan Indonesia ini. Lalu, memenangkan pertandingan ini dengan skor 21-19 serta 24-22.

Dengan kemampuan tersebut, tak salah jika pasangan muda disegani oleh lawannya.

Dan, tak heran pula kalau keduanya masuk dalam tim inti Piala Thomas 2016.

Dalam laga semi final di Piala Thomas 2016, keduanya menjadi penentu kemenangan Indonesia saat melawan Korea.

Keduanya bahkan sudah masuk ke ranking 11 besar dunia dengan umur yang relatif muda, yakni 24 tahun.

Mereka bisa menjadi penerus pasangan ganda nomor dua dunia, Ihsan dan Hendra yang kini sudah berusia 28 tahun.

Penulis: Adrianus Adhi
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved