Malang Raya

Nilai Draw, Hero 'Dikalahkan' di Australia

"Lawan saya sebenarnya sudah goyang di ronde 3 dan ronde 4, tapi oleh wasit tidak diberi hitungan,"

Penulis: Dyan Rekohadi | Editor: fatkhulalami
Hero Tito for SURYAMALANG.COM
Hero menyempatkan diri berfoto dengan bendera Merah Putih di atas ring kejuaraan WBA Oceania, Jumat (20/5/2016) 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Keinginan Hero Tito untuk membawa pulang sabuk juara WBA Oceania harus tertunda. Petinju asli Malang itu harus menerima hasil pahit dinyatakan kalah angka dalam pertarungan melawan Will Tomlinson di Melboune Australia, Jumat (20/5/2016).

Kekalahan di Australia ini cukup kontroversial mengingat total nilai ketiga juri sebenarnya draw.

Hero yang telah kembali ke Malang mengisahkan wasit menyatakan pertarungan 10 ronde dimenangkan oleh petinju tuan rumah, Will Tomlinson. Padahal dari tiga juri masing-masing satu juri memenangkan Hero dan satu lagi memenangkan Will dan satu juri lagi memberi nilai sama atau draw.

"Harusnya draw, nilai tiga juri 97-93. 95-95. 93-97. Saya maunya rematch," ujar Hero pada SURYAMALANG.COM, Minggu (22/5/2016).

Tapi dalam putusan di atas ring Hero dinyatakan kalah MD ( Majority Decision).

"Lawan saya sebenarnya sudah goyang di ronde 3 dan ronde 4, tapi oleh wasit tidak diberi hitungan," ungkap Hero.

Keputusan kontroversi yang diterima Hero sebenarnya sudah tercium dari formasi juri dan wasit. Ketiga juri dan wasit semuanya berasal dari Australia.

Keputusan itu sudah coba ditanyakan ke Presiden WBA. Tapi belum ada perubahan keputusan.

Seperti diberitakan sebelumnya, Hero Tito kembali naik ring internasional dalam Kejuaraan resmi versi WBA Oceania ad Interim kelas ringan 61,2 kg. Petinju D' Kross BC itu sebenarnya memburu kemenangan KO mengingat bertarung melawan petinju tuan rumah seringkali petinju tamu dirugikan. Dan hal itu benar-benar terbukti.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved