Malang Raya
Menurut BMKG, Musim KemarauTahun 2016 Cuma Sebentar, Ini Alasannya
"Cuaca bersifat sangat dinamis. Karena itu ke depan masih perlu diamati lagi,”
Penulis: David Yohanes | Editor: fatkhulalami
SURYAMALANG.COM, KARANGPLOSO - Musim kemarau tahun 2016 diprediksi akan berlangsung lebih pendek dibanding tahun sebelumnya.
“Normalnya musim kemarau sudah terjadi sejak April. Namun sampai akhir Mei, masih sering terjadi hujan,” tutur Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Karangploso, Hartanto, Selasa (31/5/2016).
Lanjut Hartanto, ada indikasi terjadi fenomena La Nina pada akhir tahun ini.
La Nina adalah fenomena penurunan suhu air laut di kawasan timur equator lautan Pasifik.
Kondisi ini yang akan memperpendek musim kemarau. Meski demikian, hal tersebut masih prediksi.
“Cuaca bersifat sangat dinamis. Karena itu ke depan masih perlu diamati lagi,” tambahnya.
Pengaruh La Nina, kemungkinan baru akan bisa dilihat pada Bulan Juli 2016 nanti.
“Meski musim kemarau pendek, masyarakat harus tetap efisien menggunakan air. Jangan membuang-buang air tanpa manfaat,” tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/kekeringan-ilustrasi_20150731_162031.jpg)