Kota Malang

Fasilitas Terminal Arjosari Belum Layak Dipergunakan Saat Mudik, Begini Tanggapan Pemkot Malang

Sidak Wakil Wali Kota Malang menemukan ada bus yang masih tak layak jalan di terminal Arjosari, ini buktinya

Fasilitas Terminal Arjosari Belum Layak Dipergunakan Saat Mudik, Begini Tanggapan Pemkot Malang
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Personel Dinas Perhubungan melakukan pengecekan kelaikan bus di Terminal Arjosari KotaMalang, Jumat (17/6/2016). Darii hasil pemeriksaan sebanyak 23 bus dilarang beroperasi karena tidak memenuhi syarat laik beroperasi. 

SURYAMALANG.COM, BLIMBING - Pemerintah Kota Malang sudah tidak menangani masalah yang tersisa di Terminal Arjosari meski masih ada kekurangan di sana-sini terkiat sarana prasarana menjelang puncak arus mudik Lebaran 2016.

Wakil Wali Kota Malang Sutiaji, saat menilik kesiapan terminal itu, Jumat (30/6/2016), mengatakan, kewengan Pemkot sudah tidak ada sejak kepastian rencana pengambilalihan terminal itu oleh pemerintah pusat.

Pemkot justru akan salah dari sisi pertanggungjawaban jika menyediakan anggaran untuk perbaikan terminal itu meski minim.

"Terkait fasilitas, saya tidak bisa menjawab. Terminal tipe A itu wewenang pemerintah pusat. Sementara terminal tipe B wewenang pemerintah provinsi. Ini hanya ketempatan saja sebelum ada pengambilalihan secara menyeluruh," kata Sutiaji.

Sekadar untuk diketahui, Terminal Arjosari adalah Terminal Tipe A yang pengambilalihannya oleh pemerintah provinsi akan dilakukan awal Oktober mendatang.

Kekurangan lokasi terminal yang dimaksud, misalnya, adanya genangan air di selokan dekat dengan tempat tunggu penumpang.

Ia sudah menginstruksikan pihak terminal agar memetakan penyebab genangan air. Solusinya, kata Sutiaji, akan dibahas nanti secara bersama-sama.

"Kewenangan kami hanya trayek. Tadi sudah kami cek secara random. Yang jelek kami minta mencukup syarat. Masih ada yang seharusnya dibenahi," kata dia.

Dalam inspeksi mendadak itu, Pemkot menemukan masih ada kendaraan yang tak laik jalan, misalnya, kaca bagian depannya pecah atau spedometernya tak berfungsi.

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved