Malang Raya
Polisi Bongkar Makam Wakit, Korban yang Diduga Dibunuh
“Akibat tulang rusuk yang menembus jantung tersebut, jantungnya kosong tak ada darahnya. Itu yang paling fatal,” tutur Adam.
Penulis: David Yohanes | Editor: fatkhulalami
SURYAMALANG.COM, TIRTOYUDO - Polisi akhirnya membongkar makam Wakit, warga Desa Jogomulyo, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang yang dicurigai keluarga meninggak karena dibunuh.
Dibantu Tim Forensik Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang, polisi melakukan otopsi untuk mengungkap penyebab kematian Wakit.
Mayat Wakit dikeluarkan dari liang kubur dan diletakkan di atas meja otopsi. Sebelumnya, pihak keluarga juga mendirikan tenda di atas lokasi otopsi.
Seluruh proses otopsi selesai dalam waktu tiga jam. Proses otopsi dikawal ketat personil kepolisian dari Polres Malang dan Polsek Tirtoyudo.
Dokter Tasmono yang memimpin jalannya otopsi mengatakan, ada kendala karena mayat Wakit sudah membusuk. Dari pengamatan luar sulit dilihat bagian-bagian yang memar.
“Namun secara umum tidak ada kendala yang berarti,” ungkap Tasmono, seusai proses otopsi.
Namun Tasmono enggan mengungkapkan penyebab kematian Wakit. Pihaknya hanya mengambil sample hati, untuk pengujian kadar racun.
Sementara Kasat Reskrim Polres Malang, AKP Adam Purbantoro mengungkapkan, Wakit luka parah di bagian dada.
Tulang rusuknya patah di depalan titik, baik di bagian kanan muupun kiri. Patahan tulang rusuk tersebut sampi menusuk jantung di dua titik.
“Akibat tulang rusuk yang menembus jantung tersebut, jantungnya kosong tak ada darahnya. Itu yang paling fatal,” tutur Adam.
Sementara di bagian wajah juga mengalami luka, khusunya di bagian mulut dan hidung. Luka tersebut seperti terbentur karena terjatuh dalam posisi tengkurap.