Rabu, 8 April 2026

Malang Raya

Kampung Keramik Dinoyo Butuh Perhatian Pemkot Malang dan Pemerintah Pusat

Kampung Keramik Dinoyo ternyata masih belum memiliki ruang khusus untuk media pembelajaran

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM/Sany Eka Putri
Wisatawan dari berbagai negara mengunjungi rumah Edy, satu di antara perajin Keramik Dinoyo Kota Malang, untuk mengetahui proses membuat kerajinan, Jumat (5/8/2016). 

SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - Kampung Keramik Dinoyo ternyata masih belum memiliki ruang khusus untuk media pembelajaran. Terutama bagi wisatawan yang ingin melihat dan terjun langsung untuk mencoba proses pembuatan kerajinan tangan.

Seperti yang terlihat di kediaman Edy Sujarwo (52). Ia terlihat kewalahan untuk memberikan ilmu kepada wisatawan yang sedang berkunjung di rumahnya untuk belajar bagaimana cara membuat kerajinan dari tanah liat.

"Repotnya ini kami tidak punya tempat khusus. Kasihan nanti kalau ada kunjungan dari wisatawan seperti ini, mereka tidak tahu bagaimana proses dari awal," tutur dia, Jumat (5/8/2016).

Pemilik toko CJDW ini bersama anggota Pokdarwis di Kampung Keramik Dinoyo berharap ada perhatian dari pemerintah kota mau pun pemerintah pusat agar meningkatkan kerajinan tangan. Setidaknya dibuatkan terpal, atau media khusus pembelajaran dengan urutan proses mulai dari awal.

Edi sendiri setiap harinya bisa menghasilkan 75 biji kerajinan yang ia buat dengan satu pegawainya. Tak hanya itu saja, ternyata di Kampung Keramik Dinoyo ini, hanya sedikit yang membuat kerajinan dengan cara menganjun. Sebab, lebih cepat dan menghasilkan banyak kerajinan menggunakan cetakan.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Produk dan Promosi Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Malang, Heri Sunarko, menanggapi pihaknya nanti akan segera memberikan wadah, yakni mulai dari proses sampai galeri untuk menjual kerajinan ini.

"Dengan kegiatan ini nanti akan langsung kami ajukan ke kementrian pusat. Karena ini berkaitan dengan peningkatan pariwisata Kota Malang. Kalau bukan mereka para perajin yang bisa mengangkat perekonomian siapa lagi," jelas dia.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved