Kediri
Sampah Menumpuk, Paving Trotoar Lepas Akibat Pekan Budaya
Yang lebih memprihatinkan banyak paving-paving trotoar yang lepas dari tempatnya. Paving ini banyak bertebaran di areal lapangan
Penulis: Didik Mashudi | Editor: fatkhulalami
SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Hingga hari ketiga pascakegiatan pekan budaya Kabupaten Kediri sampah-sampahnya belum semuanya diangkat. Tumpukan sampah masih terlihat di areal lapangan depan Kantor Bank Daerah, Selasa (9/8/2016).
Termasuk sampah sisa kelapa muda masih dibiarkan teronggok di trotoar jalan. Sampah sisa kelapa muda ini juga mulai menebarkan bau busuk yang menyengat.
Apalagi masih banyak sampah plastik dan sisa pembungkus makanan yang juga dibiarkan berserakan. Sampah ini terlihat masih berceceran belum tersentuh petugas kebersihan.
Di areal lapangan sebenarkan telah disiapkan dua dump truk tempat sampah. Namun sampahnya yang masih belum dibersihkan.
Sebagian sampah lainnya juga memenuhi selokan air hingga menumpuk.
Yang lebih memprihatinkan banyak paving-paving trotoar yang lepas dari tempatnya. Paving ini banyak bertebaran di areal lapangan karena digunakan untuk mengganjal tenda dan kios PKL.
Akibatnya banyak paving untuk areal parkir terlepas. Petugas terlihat memunguti paving tersebut untuk diangkut truk.
Sejumlah tenda juga masih belum dibongkar. Namun sampah-sampah di jalanan sebagian sudah disapu dan diangkut petugas kebersihan.
Pekan budaya dan pariwisata Kabuparen Kediri telah berakhir sejak Sabtu (6/8/2016) lalu. Namun di lokasi kegiatan kawasan Monumen Simpang Lima Gumul (SLG) sampahnya masih menumpuk.
Kawasan Monumen SLG setiap pagi dan sore menjadi arena jogging dan olah raga warga masyarakat.(
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/sampah-kediri_20160809_161625.jpg)