Sportarema
Arema Indonesia dan 6 Klub Sepak Bola Ngotot Ikut Kompetisi Profesional
Kesepakatan yang dibuat dalam pertemuan di Kota Malang, Kamis (11/8/2016) itu ditindaklanjuti dengan upaya melakukan audiensi ke Menpora dan Presiden
Penulis: Dyan Rekohadi | Editor: fatkhulalami
SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Aliansi Klub Sepak Bola Indonesia (AKSI) yang berisi tujuh klub dan tengah berjuang untuk kembali berkompetisi dalam PSSI membuat kesepakatan baru jelang Konggres PSSI 17 Oktober mendatang.
Kesepakatan yang dibuat dalam pertemuan di Kota Malang, Kamis (11/8/2016) itu akan ditindaklanjuti dengan upaya melakukan audiensi ke Menpora dan Presiden. Salah satu kesepakatan itu berisi harapan mereka untuk kembali berkompetisi di ajang profesional.
Dalam kesepakatan yang dibuat, secara umum AKSI mendukung penyelenggaraan Konggres PSSI. Aliansi yang terdiri dari klub Arema Indonesia, Persema, Persewangi Banyuwangi, Persibo Bojonegoro, Lampung FC, Persipasi, dan Persebaya itu juga mendorong Konggres untuk menghasilkan keputusan yang 'fair play'.
CEO Persema, Dito Arief menyatakan, saat ini masing-masing klub AKSI sudah melakukan pendekatan dan lobi lobi ke klub dan Asosiasi serta stake holder terkait jelang Konggres. Hal ini tak lain untuk mempermudah langkah mereka menjadi peserta Konggres.
"Kami punya jaringan masing-masing. Sebisa mungkin tanpa kami tagih klub bisa jadi peserta di Makassar," ujar Dito, Kamis (11/8/2016).
Sekretaris Persipasi, Yeksa Sarkeh Chandra menambahkan, tujuh klub dalam AKSI sudah membuat kronologis permasalahan yang membelit masing-masing klub. Dengan data yang lengkap diharapkan bisa membuat semua pihak memahami kondisi sebenarnya.
" Kami adalah klub profesional. Menolak penempatan pada kompetisi nonprofesional," tegas Yeksa dengan membacakan poin kelima dari kesepakatan yang dibuat.
Setelah membuat kesepakatan AKSI akan berusaha bertemu dengan Menpora dan Presiden untuk menyampaikan kondisi mereka. Perwakilan klub juga akan menemui BOPI karena hingga saat ini mereka kesulitan menggelar laga uji coba.
"Secara prinsip kami tidak kaku, kami akan menerima hasil musywarah dengan baik, selama ini agenda kami membuat uji coba gagal karena perizinan, kami akan tanyakan itu," tambah Haris Fambudy selaku Koordinator AKSI.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/aksi-malang_20160812_063412.jpg)