Indonesia Soccer Championship
Cedera Lopicic Makin Membaik, Diprediksi Bisa Membela Arema Lagi di Awal Putaran Kedua ISC
"Saya sudah rutin lari, sepeda di tempat fitnes. Tinggal menunggu feeling kembali dan siku ini dinyatakan aman, saya sudah langsung siap bertanding"
Penulis: Dyan Rekohadi | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Srdan Lopicic yang harus absen panjang karena cedera tangan merasa yakin bisa segera kembali ikut bertanding. Pemain asal Montenegro ini optimistis dengan pemulihan tangannya setelah menjalani operasi. Ia menyebut sudah bisa bermain di awal putaran kedua ISC A.
Lopicic mengaku dirinya sudah menjalani operasi. Ia memilih operasi di salah satu rumah sakit di kota Malang setelah ada jaminan proses pemulihan lebih cepat. "Saya sudah operasi sepuluh hari lalu. Sekarang sudah jauh lebih baik kondisinya. Tinggal menunggu dua mingguan lagi," ujar Lopicic, Jumat (12/8/2016). Ia lalu memperagakan gerakan tangan kanannya. Sementara kondisi sikunya masih mendapat balutan.
Ia menegaskan sikunya sudah bisa difungsikan, tapi masih harus hati-hati. Sembari menunggu proses pemulihan tuntas, Lopicic sudah menjalani latihan pribadi. Pemain yang pernah memperkuat Persela Lamongan itu mengisi hari-hari dengan fitnes.
"Saya sudah rutin lari, sepeda di tempat fitnes. Tinggal menunggu feeling kembali dan siku ini dinyatakan aman, saya sudah langsung siap bertanding, karena saya sudah siap secara fisik. Paling tidak di pertandingan pertama putaran kedua saya sudah bisa main," tegasnya.
Gelandang Arema Cronus ini harus absen lama setelah mengalami musibah dalam pertandingan. Benturan keras dengan pemain PS TNI membuatnya terpelanting dan jatuh dengan posisi tangan di bawah. Ada bagian tulang di siku kanannya patah sehingga perlu dioperasi.
Lopicic harus beristirahat sampai akhir putaran pertama ISC A. Padahal pihak manajemen Arema tengah melakukan pemantauan dan evaluasi penampilan pemain asingnya. Seperti ancaman yang dilontarkan pihak manajemen, Lopicic dan tiga pemain asing lainnya terancam didepak bila tak mampu menunjukkan performa terbaik di sisa pertandingan putaran pertama.