Jumat, 24 April 2026

Sportarema

Tim Paralayang Jatim Kalah Tipis dari Nepal dan Korea dalam Kejuaraan Dunia di Palu

Para atlet Jatim menguasai gelar juara di Kejurnas dan masuk dalam tiga besar Kejuaraan Dunia di ajang yang berakhir Sabtu (20/8/2016)

Penulis: Dyan Rekohadi | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM/IST
Para atlet paralayang Jatim berfoto bersama dengan medali yang didapat dari Kejuaraan Nasional dan Dunia di Palu, 13-20 Agustus 2016. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Kabar gembira kembali datang dari Tim Paralayang Jawa Timur. Tim yang berisi atlet-atlet Puslatda Jatim untuk PON XIX Jabar menorehkan prestasi dengan mendominasi gelar di Kejurnas dan Pra Kejuaraan Dunia nomor cross country (XC) di Palu, Sulawesi Tengah.

Para atlet Jatim menguasai gelar juara di Kejurnas dan masuk dalam tiga besar Kejuaraan Dunia di ajang yang berakhir Sabtu (20/8/2016) itu.

Atlet Jatim menjadi juara umum di Kejurnas dengan mengantongi medali emas untuk kategori
Perorangan  dan Beregu. Medali emas di nomor perorangan disumbangkan Ardi Kurniawan.

Masih di nomor perorangan, atlet Rony Pratama mampu melengkapi dominasi dengan merebut medali perak.

Di Kejuaraan Dunia (pre PWC) yang dilangsungkan bersamaan, tim Jatim bertengger di urutan tiga.

Posisi tim Jatim di kelompok beregu masih berada di bawah tim Nepal yang jadi peringkat pertama dan tim Korea di peringkat dua.

Pelatih Puslatda Paralayang Jatim, Yustira Ramadhan menyebut prestasi yang didapat para atlet Puslatda menunjukkan eksistensi yang positif. Upaya tim pelatih untuk menjaga dan meningkatkan performa para atlet jelang PON XIX, setidaknya terpenuhi bila menjadikan hasil di beberapa kejuaraan yang diikuti sebagai tolak ukur.

"Kejuaraan di Palu kali ini jadi  try out terakhir tim paralayang Jatim. Para atlet bisa menunjukkan dominasi mereka kembali. Ini bagus meskipun evaluasi tetap kami lakukan," ujar Yustira pada SURYAMALANG.COM, Minggu (21/8/2016).

Sesuai agenda Puslatda yang disusun, para atlet Puslatda Paralayang Jatim selanjutnya tinggal menjalani persiapan akhir jelang PON.

Setelah pulang dan beristirahat sejenak, tim akan bertolak ke Jabar. Para atlet akan mengisi hari-hari terakhir Puslatda di lokasi pelaksanaan PON nanti di Sumedang.

"Kami akan melanjutkan Puslatda di sana sampai PON berlangsung supaya kami bisa menguasai medan," tambah Yustira.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved