Jumat, 24 April 2026

Malang Raya

Walah, Penjual Pakaian Nyambi Jadi Pengedar Sabu

"Kami konsumsi narkoba sejak tahun lalu, dan kami baru tiga kali saja jadi kurir sabu ke sejumlah pemesan di Kota Batu hingga akhirnya tertangkap,"

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: fatkhulalami
SURYAMALANG.COM/Achmad Amru Muiz
Kapolres Batu, AKBP Leonardus Simarmata menunjukkan pocket shabu yang berhasil diamankan bersama tersangka pengedarnya, Senin (19/9/2016) 

SURYAMALANG.COM, BATU - Ketahuan mengedarkan dan konsumsi sabu, Aries Budi Cahyono (28) penjual pakaian warga Desa Pesanggrahan, Kecamatan Batu diamankan Satreskoba Polres Batu.

Dari tangan tersanga, petugas mengamankan dua pocket shabu dalam plastik seberat 2,4 gram dan satu unit handphone merk samsung diduga sebagai alat transaksi, Jumat (16/9/2016).

Kapolres Batu, AKBP Leonardus Simarmata mengatakan, perbuatan tersangka yang mengedarkan shabu dirasa cukup meresahkan. Terlebih, aktifitas mengedarkan sabu tersebut dilakukan bersamaan dengan jualan pakaian keliling. Namun, berkat kejelian jajaran Satreskoba perbuatan tersangka bisa diketahui.

"Sampai akhirnya anggota mengamankan tersangka bersama barang bukti dua pocket shabu," kata Leonardus Simarmata, Senin (19/9/2016).

Selain menjadi pengedar shabu, dikatakan Leonardus, tersangka juga sebagai pengkonsumsi sabu. Hal itu diketahui dari tes urinenya. Dengan demikian, keberadaan tersangka di lingkungan kampungnya seringkali menjadikan warga khawatir aktifitas itu menular ke pemuda lain.

"Atas perbuatanya tersebut, tersangka kami jerat dengan pasal 112 ayat 1 UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman 5 tahun hingga 20 tahun penjara," ujar Leonardus Simarmata.

Sementara itu, tersangka Aries Budi Cahyono mengatakan, dirinya hanya diminta mengatarkan pocket sabu oleh Syaiful asal Kota Malang kepada para pemesanya. Dimana untuk sekali antar pocket sabu dirinya mendapatkan uang Rp 100 ribu. Dan uang tersebut selain untuk biaya hidup juga untuk membeli narkoba sendiri.

"Kami konsumsi narkoba sejak tahun lalu, dan kami baru tiga kali saja jadi kurir sabu ke sejumlah pemesan di Kota Batu hingga akhirnya tertangkap," tutur Aries Budi Cahyono.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved