Jumat, 24 April 2026

Malang Raya

Calon Pedagang Pasar Senggol 'Pamer' Contoh Makanan yang akan Dijual

Pada proses seleksi akhir yang digelar, Selasa (20/9/2016), mereka tak segan membawa beberapa contoh barang dagangan yang akan dijual.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: fatkhulalami
SURYAMALANG.COM/Aflahul Abidin
Proses seleksi para calon pedagang Pasar Senggol, Selasa (20/9/2016). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Para calon pedangang Pasar Senggol yang rencananya dibangun di Jalan Sutan Syahrir, kota Malang berharap bisa diterima berjualan.

Pada proses seleksi akhir yang digelar, Selasa (20/9/2016), mereka tak segan membawa beberapa contoh barang dagangan yang akan dijual.

Amrizal Tabroni (22), warga Kelurahan Kiduldalem, Kecamatan Klojen, membawa dua bungkus wadah makanan nasi rames dan nasi campur dalam wadah yang ditata bagus. Makanan itu ditata dalam wadah makanan dan dibungkus kantong plastik. Dia juga membawa minuman kemasan teh kayu manis dan kunyit asam yang diproduksi sendiri.

"Sebelumnya berjualan di kafe di Jalan Soekarno-Hatta. Yang berjualan orangtua. Tapi saya juga membantu," katanya, saat antre dalam kegiatan itu. Untuk menyiapkan makanan yang dibawa, Amrizal sudah menyiapkannya sejak pagi hari.

M Syamsul (44), warga Jalan Kebalen Wetan, Kecamatan Kedungkadang, optimistis bisa diterima berdagang di Pasar Senggol. Alasannya, kuliner ronde yang dia jual sudah terkenal. Sebelumnya, Syamsul adalah Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di sekitar Stadion Blimbing. Saat pembubaran lokasi PKL beberapa bulan lalu, ia berpindah ke daerah Jalan Kiai Tamin.

"Saya ingin berjualan di sana untuk tambah penghasilan," ujarnya.

Calon pedagang lain, Jimmy Sakti (35), juga membawa produk nasi goreng jawa untuk "dipamerkan" ke para tim seleksi. Selain itu, ia juga membawa beberapa minuman jus dan es buah yang juga bakal dia jual.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved