Malang Raya

Hari Pertama Cek Kesehatan, Empat Cawali-Cawawali Batu Jalani Tes Psikologi

“Hasil tes kesehatan ini sifatnya final. Dilakukan di rumah sakit yang direkom IDI (Ikatan Dokter Indonesia), Himpsi (Himpunan Psikologi Indonesia),"

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: fatkhulalami
SURYAMALANG.COM/Aflahul Abidin
Suasana tes kesehatan empat pasangan cawali dan cawawali Kota Batu, Sabtu (24/9/2016). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN – Empat pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Batu mengikuti tes pemeriksaan psikologis di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang, Sabtu (24/9/2016).

Tes kesehatan hari pertama itu meliputi tes tulis dan wawancara. Para peserta mulai masuk ke ruang tes pertama di Ruang Majapahit sekitar pukul 07.00 WIB.

Empat pasangan itu adalah Dewanti Rumpoko - Punjul Santoso, Abdul Majid - Kasmuri Idris, Hairuddin - Hendra Angga Sonatha, dan Rudy - Sujono Djonet.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batu Rochani, menjelaskan, pemeriksaan itu adalah rentetan tahap pertama dari seluruh tes kesehatan yang harus dijalani cawali dan cawawali. Tes lanjutan akan digelar pada Senin (26/9) dan Selasa (27/9). Pemeriksaan hari pertama digelar secara tertutup.

“Hasil tes kesehatan ini sifatnya final. Dilakukan di rumah sakit yang direkom IDI (Ikatan Dokter Indonesia), Himpsi (Himpunan Psikologi Indonesia), BNN (Badan Narkotika Nasional) dan KPU. Tim dokter yang memeriksa juga sudah ditunjuk oleh rumah sakit,” katanya, sela pemeriksaan itu.

Dalam tes psikologis, tim pengawas dari unsur-unsur itu juga turut hadir. Rochani bilang, rententan hasil tes kesehatan bakal mempengaruhi lolos tidaknya cawali dan cawawali untuk melanjutkan menuju proses pemilihan umum.

Jika hasil akhirnya nanti ada cawali atau cawawali yang tidak memenuhi syarat sehat jasmani-rohani dan terhindar dari narkotika, maka kepersertaannya dapat digugurkan.

“Bagi yang tidak lolos, bisa diganti pada masa perbaikan,” ujarnya.

I Wayan Agung Hedrawan SpOG (K), ketua tim pemeriksa tes kesehatan itu, menjelaskan, ada tiga tes jenis tes yang dijalani pada hari itu, yakni tes integritas, tes Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MPPI), dan tes kepribadian.

Dalam ujian tulis, semua cawali-cawawali menjalani tes bersama-sama. Sementara pada tes wawancara, prosesnya dilakukan sendiri-sendiri.

“Semaunya diawasi oleh KPU, BNN, Himpsi, dan IDI. Ada banyak dokter yang menangani. Tes hari ini lebih ke kepribadian. Psikologisnya lebih jelas,” ujarnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved