Malang Raya
Petani Terpinggirkan Para Investor Asing
“Pemerintah masih sangat berpihak kepada pemilik modal asing,”
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: fatkhulalami
SURYAMALANG.COM, KLOJEN – Kepedulian kepada para petani disuarakan oleh para mahasiswa yang tergabung atas Solidaritas Mahasiswa untuk Rakyat Tertindas (Smart), IMM Aufklarung, dan BEM Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Malang, dengan aksi di Jalan Merdeka Utara, tepatnya di depan mal Ramayana, Sabtu (24/9/2016).
Pada aksi itu, ada gambaran semacam teaterikal yang diperankan oleh tiga orang. Dua dari mereka berperan sebagai petani. Menggunakan capil, membawa arit dan cangkul dari bahan kardus, dan badan dilumuri warna putih. Sementara satu di antaranya berperan menjadi wakil investor yang sedang buang hajat.
Dua orang yang berperan sebagai petani duduk di atas aspal. Di antara mereka, seorang investor – dengan asesoris kubus penutup jamban dan celana yang dipelorot sampai bawah mata kaki – tengah asyk memerankan orang buang hajat sambil membaca koran.
Simbol dari aksi itu, menurut Koordinator Aksi Ahmad Dofir, menyiratkan nasib para petani di Indonesia saat ini. Merurut dia, pemerintah saat ini lebih banyak berfokus menarik perhatian investor ketimbang mensejahterakan kaum petani. Termasuk di dalamnya kaum buruh tani.
“Pemerintah masih sangat berpihak kepada pemilik modal asing,” katanya.
Masalah petani sebenarnya lebih banyak di Kabupaten Malang. Maklum, luas lahan sawah di sana berkali-kali lipat dibanding luas sawah di Kota Malang. Aksi itu juga menyoroti banyaknya kasus pemerintah yang tak propetani. Ia mencontohkan, kasus penyerobotan lahan yang menimpa petani di Malang Selatan.
Aksi yang diikuti oleh 30-an orang dan berjalan tertib itu menuntut kepada pemerintah agar memedulikan nasib para petani dan buruh tani. Selain itu, mereka juga meminta agar pemerintah memberikan hak kepada para petani seusai dengan yang tercantum dalam Undang-Undang Agraria.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/petani-malang_20160924_110853.jpg)