Jumat, 24 April 2026

Malang Raya

Terungkap, Ini Penyebab Kematian Remaja Asal Malang

Hampir empat bulan hasil otopsi Rizky belum juga keluar. Adam menambahkan, selama ini hasil otopsi tersebut masih dibaca oleh dokter patologi forensik

Penulis: David Yohanes | Editor: fatkhulalami
SURYAMALANG.COM/David Yohanes
Muhammad Rizki semasa hidup. 

SURYAMALANG.COM, PAGAK - Penyebab kematian Muhammad Rizki (14), remaja warga Dusun Bendo, Desa Sumberbendo, Kecamatan Pagak akhirnya terkuak. Polisi menyatakan, kematian Rizki karena penyakit, bukan karena penganiayaan.

Hal ini dinyatakan Kasat Reskrim Polres Malang, AKP Adam Purbantoro, Kamis (29/9/2016). Menurut Adam, kepastian tersebut setelah dirinya menerima hasil otopsi, dari ahli forensik Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang.

“Ada penyakit kronis yang menyebabkan kematiannya. Jadi kematiannya wajar, bukan karena kekerasan,” ujar Adam.

Hampir empat bulan hasil otopsi Rizky belum juga keluar. Adam menambahkan, selama ini hasil otopsi tersebut masih dibaca oleh dokter patologi forensik. Hasilnya baru diserahkan pada Rabu (28/8/2016) malam.

Dokter menyatakan, organ dalam Rizky mengalami kerusakan. Kerusakan tersebut diakibatkan penyakit kronis yang dialaminya.

“Dia (Rizky) dalam kondisi tidak sehat karena penyakit,” sambung Adam.

Namun Adam tidak menjelaskan secara spesifik, sakit yang diderita Rizky. Hanya saja ada kondisi tidak normal dalam organ dalamnya.

Luka lebam yang ada di tubuh Rizky, bukan menyebab utama kematiannya. Dengan demikian, dugaan Rizky meninggal karena dikeroyok sudah terpatahkan.

“Singkatnya ada kondisi tidak normal pada organ dalam, yang diakibatkan penyakit,” tandas Adam.

Rizki diketahui mengalami sejumlah luka lebam di muka pada Senin (20/6/2016) selepas magrib. Namun Rizki tidak pernah mengaku penyebab luka-lukanya.

Rabu (22/6/2016) Rizki dilarikan ke RSUD Kanjuruhan, di Kepanjen karena batuk dan mengeluarkan darah dari mulutnya.

Saat menjelang ajal, Rizki mengaku sempat dikeroyok G dan R. Pengeroyokan dilakukan karena Rizki dituding mencuri memori Playstation.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved