Arema Malang
Gagal Puncaki Klasemen, Ini Saran Manajemen Arema ke Tim Singo Edan
"Harusnya memang tidak boleh larut dalam gaya bermain lawan, tapi dalam kondisi tertentu bisa diubah,"
Penulis: Dyan Rekohadi | Editor: fatkhulalami
SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Hasil pertandingan tanpa gol di laga terakhir menjadi hasil kurang memuaskan bagi kubu Arema Cronus. Bukan hanya jadi hasil buruk karena gagal meraih poin penuh di laga kandang, ketidakmampuan mencetak gol ke gawang lawan juga jadi penilaian negatif.
Manajemen Arema mulai mendorong tim untuk membuat terobosan-terobosan baru untuk memperbaiki kondisi di persaingan klasemen.
Manajemen Arema Cronus merasa perlu mendorong tim pelatih untuk menunjukkan perubahan positif mengingat komposisi tim sudah diubah. Meski perombakan tim hanya mengubah posisi dua pemain asing dan dua pemain lokal, tapi tuntutan untuk menunjukkan aksi haus gol di lapangan harus diwujudkan.
General Manager Arema Cronus, Ruddy Widodo mengaku belum mengevaluasi secara menyeluruh permainan timnya paska pertandingan pekan 21. Tapi ia secara personal menilai ada beberapa karakter permainan tim yang perlu dipertahankan tapi bisa juga dirubah sesuai tujuan.
"Harusnya memang tidak boleh larut dalam gaya bermain lawan, tapi dalam kondisi tertentu bisa diubah. Sepertinya memang perlu ada yang dirubah. Perlu terobosan dan pelatih harus berani itu," ujar Ruddy, Senin (3/10/2016).
Beberapa perubahan pola permainan memang sudah ada yang berubah dalam permainan Arema Cronus dengan masuknya Nick Kalmar dan Marc io Teruel. Dua pemain asibg baru itu sudah bisa menunjukkan sedikit warna berbeda.
Tapi karakter permainan lapangan Singo Edan memang belum bisa berubah ketika pola-pola serangan sudah mulai terbaca lawan. Peran Marcio dan Kalmar yang menyuplai serangan belum bisa berujung pada gol. Padahal manajemen Arema sudah ber harap akan kembali banyak gol yang dicetak timnya di putaran dua ini.
Pelatih Arema Cronus, Milomir Seslija rupanya juga sejalan dengan keinginan manajemen. Pelatih asal Bosnia itu mengakui, harus ada perubahan signifikan di dalam timnya untuk mendapatkan hasil positif yang signifikan pula setelah ada perombakan tim di putaran dua ISC A.
"Itulah sebabnya. Kami harus mulai mencoba dan melakukan sesuatu yang berbeda dari biasanya. Kami sudah dapat yang kami inginkan, kami perlu optimalkan apa yang kami miliki sekarang," ujar Milo pada SURYAMALANG.COM melalui percakapan teks lewat aplikasi smartphone, Senin (3/10/2016).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/cristian-gonzales-striker-arema-cronus_20160930_221555.jpg)