Breaking News
Kamis, 23 April 2026

Blitar

Motor Karyawan Bank Dibakar Orang Misterius, Pelakunya Terekam CCTV! Simak

"Rekamannnya terlihat jelas, kalau pelakunya satu orang, dan tak menggunakan helm. Saat ini rekaman CCTV di rumah saya, dipinjam pak polisi,"

Penulis: Imam Taufiq | Editor: fatkhulalami
SURYAMALANG.COM/Imam Taufiq
Sepeda motor milik karyawan bank, Madun, tinggal kerangka setelah dibakar orang tak dikenal. 

SURYAMALANG.COM, BLITAR - Belum diketahui motinya, namun sepeda motor milik karyawan bank, Madona (30), warga Lingkungan Sangut, Kelurahan Bendo, Kecamatan Kepanjen Kidul, Kota Blitar, dibakar orang tak dikenal saat diparkir di teras rumahnya, Jumat (07/10) dini hari.

Akibatnya, pagi buta itu warga geger dan ramai-ramai berusaha memadamkan api, agar tak sampai menjalar ke rumah korban dan tetangganya. Meski hanya dengan cara seadanya, namun api yang membakar sepeda motor korban, Honda Supra Fit nopol AG 5982 PL itu berhasil dipadamkam.

Hanya saja, kondisi sepeda motor korban rusak parah karena sebagian besar hangus terbakar. Seperti jok, mesin dan kedua bannya, dll.

"Jika tak ketahuan saya, bisa jadi rumah korban dan tetangganya, seperti rumah saya, pasti akan terbakar. Sebab, saat saya ketahui, api itu sudah berkobar besar dan melalap sepeda motor korban," tutur Towil (46), yang rumahnya bersebelahan dengan rumah korban ditemui di TKP.

Menurut Towil, dirinya mengetahui kejadian itu karena bangun tidur, dan hendak salat Subuh ke musala di depan rumahnya. Saat bangun itu, Towil mengaku mendengar suara barang terbakar.

Akhirnya, ia dengan cepat mengecek ke dapur rumahnya. Namun, tak ada barang yang terbakar, sehingga ia keluar rumah. Saat membuka pintu depan rumahnya, ia kaget karena melihat api berkobar di teras rumah korban.

"Seketika itu, saya langsung berteriak-teriak membangunkan Madun (Madona)," tuturnya.

Madun sendiri tinggal di rumah bersama bapak ibunya karena ia masih lajang meski sudah berusia 30 tahun. Bersamaan Madun dan keluarganya bangun, para tetangganya juga berdatangan karena mendengar Towil berteriak, kebakaran- kebakaran. Akhirnya, warga ramai-ramai memadamkan api dengan cara seadanya.

"Setiap hari, baik siang atau malam, sepeda motor itu, saya taruh di teras karena tak ada tempat di dalam. Sebab, rumah saya kecil," papar Madun ditemui di Polsek Kepanjen Kidul saat melaporkan kejadian itu.

Ditanya soal motifnya, Madun sendiri belum tahu karena dirinya merasa tak punya musuh, baik di kampung atau di tempat kerjanya. Yakni, ia bekerja sebagai tukang kebun di bank BTPN di Jl TGP, Kota Blitar.

"Saya ini nggak pernah macam-macam dengan orang lain, apalagi sampai menyakiti. Namun, kok tega ada orang jahat ke saya dan membakar sepeda motor milik saya satu-satunya ini," ujar Madun, yang terlihat luguh.

Hasil rekaman CCTV yang ada di rumah Towil, pelakunya satu orang dan beraksi pada pukul 03.00 WIB. Ia datang dengan jalan kaki dari arah utara (Patung Ikan Koi di pertigaan Sangut atau depan Stadion Supriadi).

Pelakunya mengenakan kaos, dengan mencangklong tas kecil. Dugaannya, pelaku membawa bensin dengan ditaruh di tasnya tersebut.

"Rekamannnya terlihat jelas, kalau pelakunya satu orang, dan tak menggunakan helm. Saat ini rekaman CCTV di rumah saya, dipinjam pak polisi," paparnya.

Towil menambahkan, dirinya yakin korban tak punya musuh karena anaknya cukup pendiam dan baik dengan siapapun. Bahkan, ia cukup rajin bekerja, sampai bisa membeli sepeda motor yang dibakar orang tersebut.

Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved