Minggu, 12 April 2026

Malang Raya

Pemkot Malang Akan Gelar Lomba Desain Maskot, Ayo Ikut. . .

“Semua nilai yang ada di Kota Malang harus terangkum dalam maskot itu.”

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Zainuddin

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Kota Malang akan membuat maskot. Penciptaan maskot diselenggarakan melalui kompetisi bagi ahli desain. Maskot akan dijadikan tanda pengenal kota, mendampingi logo dan city branding Malang Beautiful.

Kepala Sub Bidang Tata Ruang Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Malang, Pandu Zanuar mengatakan Kota Malang baru dikenal dengan sebutan Kota Bunga. Kota ini juga identik dengan logo singa, sebagaimana logo tim sepak bola Malang, Arema.

“Legalnya, Kota Malang belum memiliki maskot resmi,” katanya, Selasa (11/10/2016).

Pendaftaran lomba desain logo itu akan digelar pertengahan Oktober 2016. Bappeda menggandeng Asosiasi Desain Grafis Indonesia (ADGI) Kota Malang sebagai tim penilai.

Para peserta yang ingin ikut harus melewati seleksi. Beberapa pertimbangan dalam memilih calon pembuat desain maskot antara lain memiliki pengalaman di bidang desain.

Tahap seleksi tanpa batas jumlah peserta. Panitia akan menyeleksi sampai tersisa 25 nama untuk bersaing membuat maskot terbaik. Seluruh proses perlombaan ini diharap selesai pada Desember 2016. Rencananya maskot sudah bisa dijadikan alat memperkenalkan diri mulai 2017.

Sebelum lomba, panitia akan memberi bekal pemahaman kepada peserta melalui woskshop. Harapannya para peserta bisa membuat maskot yang sesuai dengan nilai kearifan kota.

“Semua nilai yang ada di Kota Malang harus terangkum dalam maskot buatannya,” ucapnya.

Maskot ini juga bakal dibuat barang penunjang promosi kota. Bappeda menyatakan sudah ada komunikasi terkait hal ini dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Malang.

Maskot itu diharapkan bisa menjadi barang penunjang ekonomi. Contoh caranya, seperti menjadikan maskot sebagai cendera mata bagi para wisatawan.

Kepala Bappeda Kota Malang, Wasto mengakui Kota Malang butuh maskot sebagai pengenal kota. Anggaran pengelaran kompetisi desain maskot sudah dimasukkan dalam Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) tahun ini sebesar Rp 200 juta.

Pembuatan konsep lewat sumbangsih masyarakat, kata dia, memang diperlukan. Selain maskot, pemkot juga melombakan desain awal gedung Islamic Centre yang bakal mulai dibangun pada tahun depan.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved