Sabtu, 2 Mei 2026

Malang Raya

ADVERTORIAL - Kota Malang Mendapat Penghargaan Kawastara Pawitra

“Ini tentu berimbas ke daerah sehingga kami butuh dukungan dan komitmen kepala daerah,” ujar Muhadjir.

Tayang:
Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/IST.
Wali Kota Malang, M Anton (kiri) menerima penghargaan dari Mendikbud, Muhadjir Effendy. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Kota Malang mendapatkan penghargaan Kawastara Pawitra dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Kawastara Pawitra merupakan penganugerahan bagi kepala daerah berintegritas dalam penyiapan calon kepala sekolah. Penganugerahan ini digelar di Surakarta, Jawa Tengah, Sabtu (15/10/2016).

Mendikbud, Muhadjir Effendy dalam acara penganugerahan itu menegaskan dan menekankan pendidikan karakter harus menjadi perhatian para pendidik, khususnya para kepala sekolah.

“Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LP2KS) menjadi institusi yang menilai kepatutan, kepantasan dan sertifikasi seorang guru patut menjadi kepala sekolah. Maka komitmen dan kesungguhan kepala daerah untuk terus mendorong guru mengikuti tahapan pencalonan kepsek melalui wadah ini, menjadi salah satu poin untuk mewujudkan pendidikan yang berkarakter,” tegasnya.

Mantan rektor Universitas Muhammadiyah Malang itu menyebutkan salah satu langkah policy adjustmen (penyesuaian kebijakan) yang dilakukan Kemendikbud sesuai nawacita Presiden Joko Widodo adalah mewujudkan pendidikan berkarakter melalui reformasi manajerial kepala sekolah. Karena itu, akan terjadi perombakan besar-besaran di lingkungan Kemendikbud.

“Ini tentu berimbas ke daerah sehingga kami butuh dukungan dan komitmen kepala daerah,” ujar Muhadjir.

Ia menambahkan kewajiban mengajar guru harus disamakan dengan jam bekerja ASN yakni 8 jam.

“Jangan dipahami 8 jam itu hanya untuk pengajaran bersifat akademis. Karena kegagalan kami dalam proses pendidikan karena pemahaman itu tanpa memperhatikan pendidikan yang bersifat literasi. Seiring hal itu, akan kami dorong lebih banyak muatan pengajaran seni budaya, olah raga dan interaksi sosial,” tegasnya.

Sementara itu, Wali Kota Malang M Anton setelah menerima penghargaan menyatakan dukungannya pemikiran serta rencana program dari Kemendikbud.

“Kota Malang mendukung kebijakan Beliau, terutama terkait pembangunan karakter serta menjadikan output pendidikan nasional bersertifikat nasional,” ujar Abah Anton.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved