Kamis, 9 April 2026

Tips

Jangan Ragu Konsumsi Alpukat, Seperti Ini Manfaatnya . . .

Alpukat juga disarankan menjadi makanan pertama bagi bayi karena teksturnya yang lembut dan, tidak terlalu manis.

Penulis: Neneng Uswatun Hasanah | Editor: Zainuddin
INTISARI
Buah Alpukat 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA – Alpukat sering dikonsumsi dengan cara dibuat jus atau isi es campur. Ternyata buah ini memiliki banyak manfaat yang belum diketahui publik.

Megan Ware RDN LD dan Dr Helen Webberley dalam artikel di Medical News Today (MNT),  alpukat adalah satu-satunya buah yang memiliki kandungan Monounsaturated Fatty Acid (MUFA). MUFA adalah jenis lemak sehat yang dapat menurunkan kadar kolesterol jahat, risiko serangan jantung, dan stroke.

Alpukat juga dapat meminimalisir kerusakan mata akibat paparan sinar ultraviolet. Mengonsumsi setengah buah alpukat berarti menyediakan 25 persen kebutuhan vitamin K harian tubuh. Vitamin K ini dapat meningkatkan kesehatan tulang. Selain itu, alpukat juga dapat mengurangi risiko keguguran dan kecacatan pada bayi.

Setiap setengah buah alpukat mengandung antara sekitar 6-7 gram serat. Serat ini dapat mengurangi risiko perkembangan penyakit kronis, seperti jantung koroner, stroke, hipertensi, diabetes, obesitas, dan gangguan pencernaan.

Sementara itu, dalam publikasi ilmiah pada jurnal internasional penelitian kanker, Prof Paul Spagnuolo menuliskan alpukat dapat menghancurkan sel leukemia tanpa mencederai sel darah.

Alpukat tidak hanya bisa dikonsumsi sebagai jus atau campuran dalam es buah. Alpukat juga bisa berfungsi pengganti mentega pada roti, atau pengganti mayones/dressing pada salad. Alpukat juga disarankan menjadi makanan pertama bagi bayi karena teksturnya yang lembut dan, tidak terlalu manis.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved