Selasa, 7 April 2026

Indonesia Soccer Championship

Ternyata Ini Rahasia Kemenangan Arema Cronus 3-0 atas Persela Lamongan

Pelatih Arema Cronus, Milomir Seslija menilai kemenangan timnya sebagai hasil kedisiplinan dan kesabaran dalam bertanding.

Penulis: Dyan Rekohadi | Editor: Adrianus Adhi
Suryamalang.com/Dyan Rekohadi
Milomir Seslija, Pelatih Arema Cronus dan Esetban Vizcarra saat memberi pernyataan dihadapan pers terkait kemenangan Arema 3-0 

SURYAMALANG.com, MALANG - Keberhasilan tim Arema Cronus meraih kemenangan mutlak dari Persela dinilai pelatih Arema Cronus, Milomir Seslija sebagai hasil kedisiplinan dan kesabaran dalam bertanding.

Pemimpin tim Singo Edan ini menyebut pertandingan cukup sulit meski lawan yang dihadapi merupakan tim beda kasta.

"Sebelumnya pemain di bawah tekanan. Madura United menang, Persipura draw ikut berpengaruh.

Ini tidak baik. Tapi Saya sarankan pemain bermain sabar dan kami akhirnya bisa mengatasi masalah di lapangan," ujar Milo usai laga.

Pelatih asal Bosnia itu menyebut kesabaran dalam bermain membuahkan hasil mengingat tim lawan bermain bertahan. "Kami bisa buat tiga gol cantik," tegasnya.

Sebelumnya, Arema Cronus meraih poin penuh di laga pekan 27 ISC A dengan menundukkan Persela dengan skor 3-0 di Stadion Kanjuruhan, Minggu (6/11/2016) malam.

Tiga gol kemenangan Arema masing-masing diciptakan oleh Cristian Gonzales, Hamka Hamzah dan Esteban Vizcarra.

Gol pertama dibuat Gonzales di menit 32. Bomber senior ini sukses menceploskan bola dengan memotong bola umpan silang sehingga bola tidak terjangkau kiper Persela.

Gol kedua Arema didapat dari Hamka Hamzah di menit 65. Kapten tim ini mencetak gol dengan sundulan memanfaatkan sepak pojok.

Singo Edan menambah keunggulan di menit 79. Esteban Vizcarra mencetak gol ketiga di laga ini dengan cantik melalui sepakan jarak jauh di luar kotak penalti.

Tempo pertandingan di babak kedua sedikit meningkat begitu Arema bisa unggul 2-0. Pertandingan bahkan cenderung menjurus kasar ketika banyak pemain Persela yang emosi.

Beberapakali sempat terjadi insiden dan protes pemain Persela pada putusan wasit.

Kesempatan pertama Arema di babak kedua didapat ketika Raphael Maitimo melepas umpan tarik dari sisi kiri pertahanan Persela. Sayangnya umpan itu bisa dijangkau kiper Dwi Kuswanto.

Peluang kedua Arema terjadi di menit 58 melalui tendangan bebas. Cristian yang berdiri bebas gagal mengarahkan bola tepat ke gawang saat mendapat bola liar dari pantulan umpan tendangan bebas yang dilepas Farizi.

Kerjasama satu dua yang apik antara Farizi dan Dendi Santoso sempat mengancam gawang Persela. Finishing dari Dendi dalam serangan di menit 65 ini melahirkan sepak pojok yang akhirnya melahirkan gol kedua.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved