Senin, 20 April 2026

Media Sosial

Din Syamsuddin Pastikan Isu Kamerawan Kompas TV Provokator adalah Hoax

Status dari Azzam Mujahid Izzulhaq ini terlanjur dibagikan oleh 7.000 pengguna Facebook.

Editor: Aji Bramastra
Facebook
Status hoax soal tudingan jurnalis Kompas TV sebagai provokator. 

SURYAMALANG.COM - Kamerawan Kompas TV, Muhammad Guntur, menjadi korban fitnah di media sosial.

Oleh akun Facebook bernama Azzam Mujahid Izzulhaq, Guntur disebut-sebut sebagai provokator aksi demo 4 November yang ditangkap polisi, kemudian malah diundang ke Kompas TV dengan status sebagai korban kericuhan.

Status dari Azzam Mujahid Izzulhaq ini terlanjur dibagikan oleh 7.000 pengguna Facebook.

Nah, Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Din Syamsuddinmemastikan bahwa tudingan ini tidak benar alias hoax.

Din mengirim pesan Whatsapp kepada Kompas.com, Minggu (6/11/2016), dengan inti ia mengenal Guntur sebagai jurnalis Kompas TV.

"Dia meliput di lapangan Aksi Damai 4 November 2016 dan bukan provokator," kata Din.

Din mengakui pesan itu memang ia tulis untuk meluruskan informasi yang tidak benar.

Berikut pesan lengkap Din Syamsuddin.

Ikhwany al-A'izza',

Wartawan dlm gambar di atas adalah Mas Muhammad Guntur, kamerawan Kompas TV, yg saya kenal. Dia meliput di lapangan Aksi Damai 4 November 2016 dan bukan provokator.

Utk diketahui, Kompas TV adalah satu dari dua TV Berita Nasional yg menyiarkan secara langsung Aksi Damai secara objektif dan proporsional.

Kebetulan pada sesi pra shalat Jum'at saya bersama Prof. Azra (Azyumardi Azra-red) menjadi narasumber di studio, dan pada sesi pasca shalat Jum'at Dr. Abdul Mukti, Sekum PP Muhammadiyah, dan Dr. Gun Gun Heryanto, dosen fakultas dakwah UIN Jakarta, yg jadi narasumber.

Mohon maklum dan tdk disebarluaskan Kompas TV sbg anti Aksi Damai. Silakan lihat rekaman siarannya sepanjang hari Jum'at.

Saya bahkan menyampaikan terima kasih atas peliputan Kompas TV yg simpatik.

Syukran.
Salam, Din Syamsuddin.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved