Rabu, 8 April 2026

Nasional

Info Sudah Beredar, Ada Unjuk Rasa Lanjutan Pada 25 November

"Sudah ada informasi itu," kata Tito di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (8/11/2016).

Editor: Aji Bramastra
The Jakarta Post/Seto Wardhana
Anggota Kepolisian berdoa saat mengawal unjuk rasa 4 November di Jakarta, Jumat, (4/11/2016). Puluhan ribu demonstran dari berbagai daerah di zindonesia berunjuk rasa untuk menuntut tindak lanjut dugaan penistaan agama yang dilakukan gubernur Basuki Tjahaja Purnama. 

SURYAMALANG.COM - Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian mengatakan, pihak kepolisian sudah mendapat informasi bahwa akan ada aksi unjuk rasa pada 25 November 2016 mendatang.

"Sudah ada informasi itu," kata Tito di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (8/11/2016).

Aksi unjuk rasa tersebut merupakan kelanjutan dari aksi yang digelar pada Jumat (4/11/2016) pekan lalu.

Di aksi 4 November, massa berkumpul di sekitar Istana Kepresidenan untuk menuntut proses hukum terhadap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yang dianggap telah menistakan agama.

Aksi tersebut berjalan dengan tertib hingga pukul 18.00 WIB.

Namun, pada malam harinya, seusai demonstrasi, terjadi bentrokan antara sebagian demonstran yang belum membubarkan diri dan personel Polri.

Tito memastikan Polri akan berupaya agar aksi unjuk rasa pada 25 November mendatang berlangsung dengan tertib dan kondusif.

"Kami akan antisipasi," ucap dia.

Kendati demikian, lanjut Tito, hingga ini belum ada permintaan izin resmi yang masuk ke pihak kepolisian terkait aksi unjuk rasa pada 25 November itu.

"Biasanya beberapa hari (sebelum aksi). Undang-undang kan menyatakan, dua hari sebelumnya," kata Tito. (Ihsanudin)

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved