Rabu, 29 April 2026

Jagad Aneh

Ukuran Payudara Kerap Menyiksanya, Sampai Sering Terjebak di Toilet

Bahkan beberapa kali saya terjebak di dalam kamar mandi karena ukuran dada saya terlalu besar,"

Tayang:
Editor: Aji Bramastra
metro.co.uk
Kya Granito. 

SURYAMALANG.COM - Wanita pada umumnya mendambakan bentuk payudara yang indah dan besar.

Tak jarang wanita melakukan operasi guna menambah ukuran buah dadanya.

Tapi, tidak dengan seorang wanita bernama Kya Granito ini.

Dilansir dari Daily Mail, Kya sangat menderita dan frustasi karena memiliki ukuran dada yang besar.

Untuk mengakhiri penderitaannya, ia berniat untuk melakukan operasi pengecilan ukuran dada.

Masalahnya, ia mengaku tak punya uang.

Untuk itu, ia membuat laman permintaan tolong di sebuah website pengumpulan dana bernama Go Fund Me.

Tujuannya, apalagi kalau bukan meminta dana dari para donatur.

Ia mengklaim ukuran dadanya akan terus membesar dalam waktu tiga tahun ke depan.

Akibat kondisinya itu, ia mengaku mengalami sakit punggung, dan enggan untuk keluar rumah.

Dadanya yang besar itu juga membuatnya membungkuk saat berjalan karena saking beratnya.

Menurut Kya dana yang dbituhkannya sekitar Rp 136 juta.

Namun, hingga kini ia belum mendapatkan sumbangan dari masyarakat.

Alih-alih dapat dana, masyarakat malah mengkritiknya.

Menurutnya, banyak misi sosial yang lebih penting daripada membantu mengecilkan payudara.

Ada juga yang menyindir supaya tampil saja di acara televisi bernama Embarrassing Bodies, yakni reality show yang membantu orang-orang mempercantik dirinya.

Ada juga yang menyarankan dirinya untuk berfoto setengah telanjang.

Kya sendiri mengaku serius dengan permintaan tolongnya ini.

Ia menganggap kondisi ukuran dadanya ini merupakan keturunan dari keluarga.

Namun, ia bingung mengapa dadanya terus tumbuh hingga tak bisa lagi berolahraga.

"Aku harus membeli baju baru setiap dua minggu karena dadaku terus tumbuh membesar," tuturnya.

"Punggung saya juga terasa sangat sakit dan kadang saya susah untuk bangun dari tempat tidur. Bahkan beberapa kali saya terjebak di dalam kamar mandi karena ukuran dada saya terlalu besar," ungkapnya.

Dalam website penggalangan dananya, ia menuliskan : Aku menderita dengan putus asa dan kecemasan ini telah membuat sepuluh kali lebih buruk. Saya merasa rendah diri karena kondisi dada saya, saja juga jadi jarang keluar rumah, kadang tali bra yang saya gunakan begitu sempit dan kadang membuat saya lecet dan berdarah. Saya sudah berusaha untuk menabung tetapi sangat sulit karena saya hidup sendiri dan harus mencari nafkah sendiri pula.

"Saya akan sangat berterima kasih dan saya akan bisa hidup tanpa rasa khawatir bila harus bangun pagi atau keluar rumah. Saya sangat berharp bisa kembali ke luar rumah dan bermain dengan saudara-saudara saya. Sumbangan anda akan sangat membantu,". (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved