Selasa, 14 April 2026

Malang Raya

Longsor Putus Jalan Penghubung Dua Dusun di Kota Batu, Ini Sikap Pemerintah Setempat . . .

"Kami harus memutar ke jalan lain menuju ke Dusun Brau, meski tidak terlalu jauh tapi butuh waktu agak lama," kata Slamet

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM/Ahmad Amru Muiz
Jalan penghubung Dusun Brau - Dusun Jantur di Desa Gunungsari Kecamatan Bumiaji, Kota Batu putus total 

SURYAMALANG.COM, BATU - Akibat tanah labil dan tergerus air hujan, jalan penghubung Dusun Brau - Dusun Jantur di Desa Gunungsari Kecamatan Bumiaji, Kota Batu putus total. Akibatnya warga Dusun Brau harus mengambil jalan memutar sejauh 1,5 kilometer menuju ke jalur raya Desa Gunungsari.

Salah satu warga Dusun Brau, Slamet mengatakan, jalan penghubung dua dusun sebelum putus total karena amblas diawali longsor yang menghabiskan bahu jalan. Rupanya, longsoran tersebut terus bertambah lebar karena air hujan yang terus menggerus jalan. Hingga akhirnya malam hari, Selasa (15/11/2016), seluruh jalan ikut longsor dan memutus jalur penghubung dua dusun.

"Kami harus memutar ke jalan lain menuju ke Dusun Brau, meski tidak terlalu jauh tapi butuh waktu agak lama," kata Slamet, Rabu (16/11/2016).

Hal itu, menurut Slamet, membuat para peternak sapi perah harus mengambil jalan memutar melewati Dusun Celaket untuk setor susu hasil perahan ke pengepul di Desa Gunungsari. Demikian juga untuk petani juga harus ambil jalan memutar tersebut untuk menjual hasil pertaniannya.

"Ya menghambat bila jalan ini tidak bisa dilewati, karena melewati jalan ini lebih dekat sampai ke jalan rayaDesa Gunungsari," katanya.

Hal sama disampaikan salah satu Guru SMPN Satu Atap Gunungsari IV, Nanik Suryati mengatakan, akibat jalan putus tersebut telah membuat sebagian siswa harus memutar untuk datang ke sekolahnya. Dan kalau pun nekat terpaksa melewati jalan setapak melalui area persawahan di samping jalan yang putus karena longsor.

"Memang putusnya jalan penghubung membuat siswa harus berangkat lebih awal ke sekolahnya. Kami mengharapkan jalan putus bisa segera diperbaiki," kata Nanik.

Sementara Kepala Dinas PU Bina Marga Pemkot Batu, Arief Asshidiqi mengatakan, Wali Kota Batu telah menginstruksikan untuk perbaikan jalan penghubung dua dusun secepatnya. Ini dikarenakan jalan tersebut sangat penting sebagai jalur distribusi pengiriman susu dan hasil pertanian warga Dusun Brau.

"Makanya, kami sudah langsung melakukan survei lapangan dan kajian hari ini dengan melihat kondisi jalan yang putus akibat tanah longsor," kata Arief Asshidiqi.

Pertimbangan awal, menurut Arief, ada tiga rencana perbaikan jalan putus. Yakni dengan membuat jembatan, membuat jalan baru menghindari jalan putus, dan membangun jalan yang terputus kembali.

"Kami perkirakan dari ketiga rencana itu akan membutuhkan anggaran bencana kisaran Rp 800 juta hingga Rp 1 miliar. Besaran anggaran tergantung rencana mana yang digunakan untuk perbaikan jalan ini," tutur Arief Asshidiqi.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved