Malang Raya
Begini Komentar Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Soal Moratorium Unas 2017
Ia menambahkan, pemberian try out untuk siswa persiapan menghadapi ujian tetap dilaksanakan di Kota Malang, apapun keputusan terkait Unas
Penulis: Sany Eka Putri | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Moratorium Ujian Nasional (Unas) yang diajukan oleh Menteri Pendidikan dan kebudayaan, Muhadjir Effendy, yakni pembatalan Unas 2017 disambut baik oleh Kota Malang. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang, Zubaidah. Meskipun ia enggan berkomentar banyak terkait keputusan Mendikbud.
“Saya belum dengar sepenuhnya tentang Unas ini. Jadi nggak berkomentar banyak dulu. Yang jelas, kalau Unas dihapus, dan pembuatan soalnya diserahkan kepada Provinsi, ya itu kan sudah lama. Berarti tetap, hanya pengadaan soal saja yang berubah. Seperti pelaksanaan Unas SD. Ya siap-siap saja,” kata dia saat dihubungi SURYAMALANG.COM, Jumat (25/11/2016).
Ia menambahkan, pemberian try out untuk siswa persiapan menghadapi ujian tetap dilaksanakan di Kota Malang, apapun keputusan terkait Unas.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, bahwa moratorium Unas akan dilaksanakan mulai 2017. Pasca-moratorium, pelaksanaan ujian sekolah akan dilimpahkan kepada pemerintah daerah.
Untuk tingkat Sekolah Dasar (SD), pelaksanaan ujian kelulusan akan diberikan kepada pemerintah kota/kabupaten. Sementara, pelaksanaan ujian kelulusan bagi Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) oleh pemerintah provinsi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/zubaidah-kadindik-malang_20160303_175249.jpg)