Pasuruan

Mayoritas Perusahaan Bus di Pasuruan Tolak Berangkatkan Demonstran 2 Desember

“Sudah deal satu bus selama empat hari seharga Rp 14 juta. Itu termasuk dua sopir, bensin, dan beberapa fasilitas lainnya,” kata Juna.

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Galih Lintartika
Polisi datangi perusahaan bus pariwisata agar tidak melayani pemberangkatan demonstran ke Jakarta. 

SURYAMALANG.COM, PASURUAN – Rencana demo besar-besaran 2 Desember mendatang di Jakarta membuat sejumlah pengusaha angkutan umum di Pasuruan lesu. Sebab, para pengusaha harus patuh imbauan Polres Pasuruan agar tidak melayani pemesanan bus ke Jakarta untuk demo.

Sebenarnya Polres tidak melarang perusahaan bus mengambil tawaran ke Jakarta. Namun, beberapa perusahaan terpaksa membatalkan kontrak kerja atau kesepakatan untuk mengangkut warga ke Jakarta.

Seperti yang dilakukan PT Atmajaya Sentosa Trans. Manajer Operasional PT Atmajaya Sentosa Trans, Juna Widha Raharja mengaku sudah mendapat tawaran memberangkat beberapa kelompok ke Jakarta pada beberapa waktu.

“Beberapa kelompok sudah berbicara dengan kami. Bahkan, beberapa diantaranya sudah bicara soal harga,” kata Juna, Senin (28/11/2016).

Dalam tahap pembicaraan itu, beberapa kelompok sepakat harga Rp 3,5 juta untuk tur ke Jakarta selama sehari. Untuk tur ke Jakarta itu minimal butuh waktu empat hari, atau minimal bisa dilakukan selama 3 hari.

“Sudah deal satu bus selama empat hari seharga Rp 14 juta. Itu termasuk dua sopir, bensin, dan beberapa fasilitas lainnya,” ungkapnya.

Namun, semuanya dibatalkan pasca polisi memberikan imbauan ke perusahaan bus. Pihaknya memutuskan untuk tidak melayani pesanan ke Jakarta untuk demo 2 Desember. Rencananya bus milik Atmajaya akan berangkat pada 1 Desember 2016, dan pulang pada 4 Desember 2016.

“Untungnya setelah batalkan, kami mendapat job lain. Kami mendapat order tour and travel ke Jogjakarta dan Bali,” paparnya.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Pasuruan, AKP Evon Fitrianto mengaku sudah memberi imbauan kepada seluruh perusahaan bus atau angkutan umum di Pasuruan.

"Namun kami tidak memaksa atau melarang. Jika mereka ingin menerima tawaran itu ya monggo , karena itu hak mereka,” katanya.

Sekadar diketahui, jumlah perusahaan angkutan umum di Pasuruan cukup banyak. Ada empat perusahaan bus yang bisa digolongkan sebagai perusahaan besar yakni Pandawa 87, Mojorejo, Duta Bangsa, Atmajaya. Mayoritas perusahaan di Pasuruan sudah tidak ada yang menerima tawaran mengantarkan ke Jakarta.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved