Breaking News
Rabu, 8 April 2026

Malang Raya

Pendidikan di Lingkungan Keluarga Lebih Utama Ketimbang Pendidikan di Sekolah

"Sehingga harus ada kerja sama antara keluarga-sekolah agar pendidikan bisa berjalan sistematis, efisien," tutur Sukiman.

SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Sukiman, Direktur Pembinaan Pendidikan Keluarga Direktorat Paud dan Pendidikan Masyarakat Kemendikbud saat memberikan kuliah tamu untuk mahasiswa FIP Universitas Negeri Malang (UM), Selasa (29/11/2016). 

SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - Sukiman, Direktur Pembinaan Pendidikan Keluarga Direktorat Paud dan Pendidikan Masyarakat Kemendikbud mengisi kuliah tamu untuk mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) jenjang S1 sampai S3 di Universitas Negeri Malang (UM), Selasa (29/11/2016).

Kuliah tamu di GKB FIP UM ini membawa tema ‘Implementasi Pendidikan Keluarga di Satuan Pendidikan’.

"Pendidikan keluarga ini merupakan pendidikan pertama dan utama dan belum ada sekolahnya," kata Sukiman.

Maksudnya, lanjut dia, belum ada sekolah untuk menyekolahkan orang tua.

"Ditjen ini baru terbentuk Agustus 2015. Tujuannya untuk memperkuat keluarga dan satuan pendidikan dan berkolaborasi dengan satuan pendidikan," kata dia.

Meski peran keluarga pertama dan utama, masih ada keluarga yang tidak menyadari hal ini. Terutama dalam menangani anak di usia sekolah dianggap sebagai urusan sekolah. 

Padahal sebagian besar waktu anak di rumah. Sehingga ada urusan keluarga yang tidak tergantikan.

"Sehingga harus ada kerja sama antara keluarga-sekolah agar pendidikan bisa berjalan sistematis, efisien," tutur Sukiman.

Menurut dia, fungsi keluarga dibutuhkan sampai di perguruan tinggi untuk memajukan pendidikan anak. Misalkan untuk penumbuhan budi pekerti anak.

"Kolaborasi ini bisa memberi nilai positif bagi peserta didik," katanya.

Contoh lain kolaborasi positif sekolah dengan pihak lain seperti mengikutkan orang tua, alumni atau sumber lain untuk memberikan motivasi pada anak didik dari pihak-pihak yang memiliki kemampuan itu.

"Misalkan dengan kelas inspirasi sebulan sekali. Adik-adik bisa ke sekolahnya dulu. Selain sebagai ucapan terima kasih ke sekolah juga dibutuhkan untuk memberikan wawasan anak-anak," jelas Sukiman. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved