Sabtu, 18 April 2026

Malang Raya

Hero Tito Batal Lawan Daud Yordan, Bukan Karena Takut Kalah, Tapi . . .

“Kalau ada informasi pemegang gelar juara di luar negeri, sampaikan kepada kami,” tambah Ketua KTPI Malang Raya itu.

Penulis: Dyan Rekohadi | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Dyan Rekohadi
Owner d’Kross Boxing Camp, Ade Herawanto memberi keterangan kepada wartawan, Rabu (30/11/2016). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Owner d’Kross Boxing Camp, Ade Herawanto mencabut pernyataan terkait rencana pertarungan lanjutan bagi Hero Tito. Ade menegaskan rencana mempertemukan Hero Tito dengan Daud Yordan batal.

Sebagai gantinya, dia membuka diri menerima tantangan dan mencari lawan bagi Hero untuk mempertahankan atau menambah gelar juara dunia. Ade menyebut pembatalan rencana pertarungan Hero Tito melawan Daud Yordan berdasar rasa nasionalisme.

“Kami justru ingin membuat banyak gelar juara tinju dunia di Indonesia. Lebih baik tidak melawan petinju Indonesia,” tegas Ade, Rabu (30/11/2016).

Sebagai promotor tinju nasional dan internasional, Ade akan mencari lawan pemegang gelar juara dunia dari luar negeri.

“Kalau ada informasi pemegang gelar juara di luar negeri, sampaikan kepada kami,” tambah Ketua KTPI Malang Raya itu.

Sebelumnya, Hero Tito baru saja merebut gelar juara dunia versi World Professional Boxing Federation (WPBF).  Dia menjadi juara dunia di kelas ringan setelah mengalahkan petinju asal Thailand, Thongchai Kunram dalam Kejuaraan Tinju Dunia Sabuk Emas Xanana 2016 di Lospalos Gymnasium, Timor Leste, Minggu (27/11/2016) dengan TKO.

Setelah menyandang gelar juara kelas ringan WPBF, muncul wacana untuk mempertemukan Hero Tito dengan pemegang gelar juara kelas ringan versi WBA, Daud ‘Cino’ Yordan. Tapi wacana itu dinyatakan tidak ada.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved