Indonesia Soccer Championship

Kejanggalan Data di Website Resmi ISC, Tentunya Merugikan Banyak Klub, Termasuk Arema!

Beberapa data hilang dan berganti dalam beberapa hari terakhir di website yang beralamat di www.indonesiansc.com itu

Penulis: Dyan Rekohadi | Editor: eko darmoko
www.indonesiansc.com
Tampilan data Nemanja Vidakovic di pertandingan melawan Persipura. Waktu pergantian dan menerima kartu kuningnya tidak masuk akal. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Banyak kejanggalan yang ditemui dalam sajian data di laman resmi kompetisi Indonesia Soccer Championship (ISC) A semenjak ada protes terkait keabsahan pemain Bali United Nemanja Vidakovic di laga pekan 32 antara Bali United melawan Arema Cronus, 3 Desember 2016.

Beberapa data hilang dan berganti dalam beberapa hari terakhir di website yang beralamat di www.indonesiansc.com itu.

Berikut beberapa kejanggalan yang didapati SURYAMALANG.COM :

1. Data Rekapan perolehan kartu kuning bagi Nemanja Vidakovic di http://www.indonesiansc.com/pemain/nemanja-vidakovic berubah dari semula 5 kartu kuning (data masih ditemui pada 3 Desemeber 2016), kini  menjadi 6 kartu kuning.

2. Bila membuka halaman klub Bali United, www.indonesiansc.com/klub/bali-united, dan melihat tampilan daftar Pertandingan Sebelumnya, jumlah data yang disajikan hanya ada 30 pertandingan, padahal BU sudah menjalani 32 pertandingan. Salah satu Data pertandingan yang lenyap adalah data laga pekan ke dua antara Persipura melawan BU, 8 Mei 2016.

3. Data pertandingan Persipura melawan BU yang merupakan laga pekan kedua Persipura, juga tidak ditemui di halaman klub Persipura http://www.indonesiansc.com/klub/persipura.

4. Bila membuka halaman http://www.indonesiansc.com/pertandingan/15/statistik, statistik data pertandingan yang ditampilkan saat ini sudah berubah. Bila sebelumnya data penerima kartu kuning adalah Kiko Insa. Sejak Selasa (7/10/2016) malam data penerima kartu kuning di pihak BU menjadi Nemanja Vidakovic.

5. Bila membuka halaman susunan pemain di laga Pekan ke 2 antara Persipura melawan BU di halaman susunan pemain, http://www.indonesiansc.com/pertandingan/15/pemain , kejanggalan kembali terlihat saat melihat data Nemanja Vidakovic. Di kolom pemain nomor 99 itu tercatat ia digantikan Kiko Insa di menit 45. Tapi anehnya ada catatan ia mendapat kartu kuning di menit 63.

Menanggapi kejanggalan-kejanggalan penyajian data di web resmi ini manajemen Arema Cronus sudah mempertanyakan langsung secara lisan dan surat resmi.

“Kalau jawaban lisannya dari PT GTS menyebut data di web tidak bisa dipakai acuan, nah sekarang Hamka Hamzah tidak mendapat nota larangan bermain tapi di web ditulis larangan bermain jadinya kami pakai acuan mana?’ kata Sudarmaji, Media Officer Arema Cronus, Kamis (8/12/2016).

Manajemen Arema Cronus berharap ada sportivitas dan kejujuran dari masalah ini, bukannya diatur ulang dengan manipulasi data.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved