Malang Raya
VIDEO : Ingin Ringankan Beban Korban Gempa Aceh, Salurkan di Tempat Ini
Sejak informasi gempa menyebar, para pelajar asal Aceh di Malangselalu komunikasi dengan keluarga dan sanak saudara.
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU – Ikatan Pelajar Pemuda Mahasiswa Aceh (IPPMA) Malang membuka posko bantuan bagi korban gempa di Aceh selama dua pekan. Posko ini akan dibuka mulai Jumat (9/12/2016).
IPPMA juga menggelar aksi penggalangan dana di beberapa titik di Malang Raya selama tiga hari berturut-turut.
Ketua IPPMA Malang, Ihsan Rahmat Mulia mengatakan posko akan dibuka di Asrama Tengku Chik Di Tiro di Jalan Bendungan Jati Gede, Lowokwaru, Kota Malang. Keputusan membuka posko dan menggelar aksi penggalangan dana diambil setelah rapat bersama mayoritas anggota.
“Kami masih urus izin di kepolisian pada hari ini,” kata Ihsan, Kamis (8/12/2016).
Jumlah mahasiswa yang akan menggalang dana diperkirakan mencapai 100 orang. Aksi penggalangan dana di Kota Malang, akan digelar di beberapa traffic light (TL), seperti Jalan Sigura-gura, dan Rajabali di Jalan Basuki Rahmat.
Hasil dari penggalangan dana akan dikirim melalui jaringan Komite Mahasiswa dan Pemuda Aceh Nusantara (KMPAN). Ada 11 daerah yang menjadi jaringan dari KMPAN. Dana itu akan diubah menjadi kebutuhan mendesak bagi korban gempa.
“Kebutuhan utama mulai sembako, pakaian luar-dalam. Balita butuh juga pampers (popok),” imbuh mahasiswa Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim itu.
Sejak informasi gempa menyebar, para pelajar asal Aceh di Malangselalu komunikasi dengan keluarga dan sanak saudara. Komunikasi juga dilakukan via layanan pesan grup aplikasi WhatAapp dengan para pelajar asal Aceh di daerah lain.
Para pelajar asal Aceh juga akan menggelar aksi duka di Yogyakarta pada 11 Desember mendatang.
“Seluruh perwakilan perkumpulan mahasiswa Aceh berkumpul di Yogyakarta. Kebetulan ada kongres tanggal 9 dan 10 Desember. Rencana aksi di Malioboro dan titik nol,” ungkap Ihsan.
Koordinator penggalangan dana, Fakhrurrazi menjelaskan penggalangan akan digelar pada Jumat sore hari di beberapa titik di Malang Raya. Sedangkan penggalanan bantuan pada Sabtu akan digelar pagi dan sore.
“Kami pusatkan di tempat hari bebas kendaraan bermotor pada Minggu,” ucapnya.