Breaking News:

Indonesia Soccer Championship

Nggak Bisa Juara, Arema Cronus Berusaha Kunci Posisi Runner Up, Lho Kok . . .

Tak ada akar, rotan pun jadi. Jangan gajah di kelopak mata jadi lepas karena semut di seberang lautan. Jangan sampai peluang Runner Up di tangan lepas

Penulis: Dyan Rekohadi | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Cristian Gonzales, striker Arema Cronus berebut bola dengan Dhika Bayangkara, kiper PS TNI dalam lanjutan Indonesia Soccer Championship di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jumat (25/11/2016). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Pertandingan terakhir di kompetisi ISC A masih akan menjadi momen kritis dan menentukan bagi Arema Cronus. Bukan hanya untuk menjaga asa meraih gelar juara tapi juga menentukan posisi terakhir mereka di tiga besar. Arema harus tetap bertanding dengan motivasi tinggi bila tidak ingin tergusur dari peringkat dua.

Melihat posisi Arema saat ini yang masih kritis di papan atas, manajemen Arema Cronus langsung menginstruksikan untuk mengamankan posisi runner up. Tim Arema harus menang atas Persib di laga 18 Desember nanti bila tidak mau Madura United menggeser mereka.

"Tak ada akar, rotan pun jadi. Jangan gajah di kelopak mata jadi lepas karena semut di seberang lautan. Jangan sampai peluang Runner Up di tangan lepas," tegas Ruddy Widodo, Selasa (13/12/2016).

Posisi Arema saat ini di peringkat dua klasemen memang belum aman. Dengan total poin 63, posisi runner up masih bisa dikudeta Madura United (MU) di laga akhir. MU bertandang ke Barito Putera di laga akhirnya di hari yang sama 18 Desember 2016.

MU saat ini mengantongi 61 poin. Bila MU bisa menang di pertandingan terakhir maka poin mereka akan naik jadi 64. Fabiano Beltrame dan kawan-kawan bisa menggeser Arema bila Arema kalah di laga akhir.

"Kalau dibilang sudah merelakan gelar juara, ya harus rela. Tapi tidak boleh jadi lemah. Masih ada pertandingan terakhir yang harus dimenangkan. Harus tetap fight, kalau takdirnya juara pasti juga bisa juara," tambah Ruddy.

Ia mengakui peluang Arema Cronus jadi juara sangat tipis. Arema hanya bisa mengharapkan PSM bisa mengalahkan Persipura untuk bisa jadi juara. "Peluang menipis ketika Persipura mengalahkan Mitra Kukar. Dan sekarang Madura United berpeluang runner Up. Saya harus terus memotivasi pemain," terang Ruddy.

Motivasi untuk mengamankan posisi runner up ISC A setidaknya bisa jadi modal pemain menghadapi laga pamungkas. Melawan Persib di Stadion Kanjuruhan, Cristian Gonzales dan kawan-kawan harus bisa menang.

"Juara dapat Rp 3 miliar, runner up dapat Rp 2 miliar, sedangkan peringkat tiga gak dapat apa-apa. Saya tanamkan ke pemain, betapa sakit hatinya mereka kalau posisi runner up juga lepas, mengingat persiapan mereka sudah sejak awal tahun," tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved