Pendaki Tewas di Gunung Arjuno

Terkait Tewasnya Pendaki di Gunung Arjuno, Ini Penjelasan dari Tim Basarnas . . .

Komandan Tim Basarnas Lettu Basarnas Surabaya Octavino mengatakan, kondisi terakhir, pihaknya sudah menemukan 12 pendaki

Penulis: Galih Lintartika | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM/Galih Lintartika
Komandan Tim Basarnas Lettu Basarnas Surabaya Octavino saat memberikan kondisi terakhir evakuasi pendaki yang tersambar petir saat pendakian di Gunung Arjuno. 

SURYAMALANG.COM, PASURUAN – Komandan Tim Basarnas Lettu Basarnas Surabaya Octavino mengatakan, kondisi terakhir, pihaknya sudah menemukan 12 pendaki, gabungan dari delapan mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Jurusan Pendidikan Keolahragaan dan empat orang dari Komunitas Kopsurat.

Dia mengatakan, pukul 07.31, SRU 1 dan 2 berhasil menemukan keberadaan tujuh mahasiswa Unesa yang masih berada di atas. Sedangkan, satu mahasiswa atas nama Jitashaba nikko amrulloh sudah berada di pos izin pendakian.

"Kami siap evakuasi tujuh mahasiswa Unesa ini, termasuk satu mahasiswa atas nama Bintara yang tersambar petir," katanya.

Dia mengatakan, kondisi terakhir Bintara sudah tidak bisa bergerak. Untuk pernyataan resmi, Bintara ini meninggal atau tidak, nanti akan ada pernyataan dari medis terkait hal itu.

"Meninggal, tapi harus ada kepastian dari tim medis, karena nanti mereka yang akan menjelaskan hal itu," terangnya.

Setelah itu, kata Octavino, sekitar pukul 07.48,  SRU 4 menemukan posisi empat pendaki dari komunitas Kopsurat. Ia juga menegaskan bahwa pihaknya sudah siap evakuasi empat  pendaki tersebut.

"Kami siap mengevakuasi mereka, semoga semuanya lancar dan tidak ada kendala. Jujur, kendala kami memang faktor cuaca. Medan yang licin dan terjal menjadi penghambat," paparnya.

Dia menjelaskan, untuk proses evakuasi, pihaknya memperkirakan Tim Basarnas dan 11 pendaki akan tiba di pos izin pendakian sekitar 7 - 8 jam. Itu terhitung dari pukul 08.00.

"Kami sudah siapkan ambulance. Jadi, nanti para korban akan langsung dibawa ke rumah sakit," tandasnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, para pendaki dilaporkan mengalami kendala saat berada di Watu Gedhe, di atas Lembah Kijang, yang kira-kira 1 Kilometer dari puncak Arjuno.

Sekitar pukul 16.30 WIB, Ketua rombongan yang mengalami musibah Nur Ali Ridho bersama satu orang lainnya sampai di Pos Tretes dan melaporkan kejadian tersebut di Pos Tretes.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved