TOPIK
Pendaki Tewas di Gunung Arjuno
-
Pendaki harus memperhatikan kondisi alam sebelum mendaki gunung. Pendaki harus mengetahui suhu, cuaca, termasuk jalur pendakian.
-
Saat mata Bintara menutup, Ali memberi nafas buatan lagi. Namun, nafas buatan kedua ini tidak berfungsi. Bintara tidak membuka matanya lagi.
-
Korban selamat akibat sambaran petir di Gunung Arjuno, M Ardiansyah hanya bisa istighfar sesaat setelah tersambar petir.
-
Para keluarga, tetangga, dan sahabat korban berdatangan untuk melayat dan larut dalam suasana duka atas kepergian Bintara.
-
Kesiapan psikis ini menurutnya juga harus diimbangi perlengkapan safety. Mulai dari sepatu gunung diatas mata kaki, dan celana yang nyaman.
-
Seorang mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Bintara Fredyansah meninggal dunia di Gunung Arjuno. Begini kronologi meninggalnya Bintara.
-
Dia hampir sebulan tidak bertemu dengan putranya. Sekarang dia harus menerima kenyataan pahit. Dia hanya bisa melihat tubuh anaknya terbujur kaku.
-
Agung sempat bertemu dengan Bintara. Saat itu, Bintara pamit pulang ke Gunung Arjuno.
-
Kedatangan mereka disambut isak tangis dari para keluarga. Terlihat ada seorang ibu-ibu yang menggunakan pakaian warna ungu yang menangis
-
delapan mahasiswa ini pergi ke Gunung Arjuno tanpa ada persetejuan dari kampus. Artinya, mereka ini bukan dalam rangka mengerjakan tugas kampus
-
Komandan Tim Basarnas Lettu Basarnas Surabaya Octavino mengatakan, kondisi terakhir, pihaknya sudah menemukan 12 pendaki
-
Salah satu temannya, Bintara Fredyansah mendadak jatuh dan pingsan saat ada petir. Kuat dugaan, sahabatnya itu terkena sambaran petir
-
Saat itu, kedua rombongan mengurungkan niat ke puncak Arjuno karena cuaca tidak mendukung. Mulai dari turun hujan, angin kencang, hingga petir.
-
Mereka terbagi dalam dua rombongan, yakni rombongan dari mahasiswa Jurusan Pendidikan Keolahragaan Universitas Negeri Surabaya (Unesa) berjumlah 8
-
jika tidak ada kendala cuaca, proses evakuasi bisa berjalan cepat. Ia berharap, cuaca bisa bersahabat untuk sementara waktu.
-
Pendaki Gunung Arjuno, Jawa Timur, dikabarkan meninggal dunia, Selasa (13/12/2016) siang. Ia disambar petir