Breaking News:

Indonesia Soccer Championship

Menjamu Persib di Kanjuruhan, Arema Ambisi Mengejar Happy Ending, Bagaimana Caranya?

Apa pun posisi terakhir yang didapat di klasemen akhir ISC A nanti, Arema Cronus dan Aremania cukup membutuhkan kemenangan terakhir untuk berpesta.

Penulis: Dyan Rekohadi | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Cristian Gonzales, striker Arema Cronus berebut bola dengan Dhika Bayangkara, kiper PS TNI dalam lanjutan Indonesia Soccer Championship di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jumat (25/11/2016). 

SURYAMALANG.COM, KANJURUHAN - Gelar juara kompetisi ISC A belum tentu akan ada di tangan Arema Cronus. Tapi tim berjuluk Singo Edan itu tetap mau happy ending saat bertanding melawan Persib Bandung di laga penutup kompetisi, di Stadion Kanjuruhan, Minggu (18/12/2016) malam.

Apa pun posisi terakhir yang didapat di klasemen akhir ISC A nanti, Arema Cronus dan Aremania cukup membutuhkan kemenangan terakhir untuk berpesta.

Tim dan manajemen Arema Cronus sudah legowo bila nantinya gelar juara harus terbang ke Persipura Jayapura. Happy ending bagi Arema saat ini adalah bila bisa merealisasikan target awal sebagai runner up dan tidak membiarkan Persib menang di Kandang Singa. Kalau toh Persipura kalah atas PSM, hal itu menjadi bonus.

Hangatnya pesta happy ending ISC A setidaknya sudah terasa sebelum laga. Aremania begitu antusias untuk mendukung langsung Arema Cronus di stadion. Mereka juga sudah menyiapkan beberapa atraksi untuk meramaikan suasana pertandingan.

Meski dukungan Aremania dipastikan berlimpah, Arema tidak akan mudah menundukkan Maung Bandung. Tim tamu datang ke Malang juga untuk berburu poin.

"Kami tahu tim yang kami hadapi adalah Arema, tim yang konsisten sepanjang musim ini, tim yang benar-benar  siap. Kami fokus dengan misi kami sendiri untuk bisa menang," tegas Djajang Nurjaman, pelatih Persib, Sabtu (17/12/2016).

Pelatih Arema Cronus, Milomir Seslija menyatakan ia dan timnya akan bermain di laga terakhir tanpa beban meski gelar juara ditentukan di laga di Jayapura. Menurutnya Arema kali ini akan bertanding  untuk menyenangkan Aremania dan pecinta sepak bola.

Milo tak mau meremehkan Persib mengingat tim lawannya ini memiliki tren positif akhir-akhir ini. Ia melihat Persib sebagai salah satu klub terbaik di ISC A meski grafik mereka naik-turun.

"Kedua tim sama-sama berburu posisi terbaik di laga terakhir. Saya harap pertandingan nanti jadi hiburan yang bagus bagi semua orang, kami bisa bermain terbuka, tanpa ada permainan negatif atau parkir bus, main fairplay," ujar Milo, Sabtu (18/12/2016).

Terlepas dari status pertandingan sebagai laga penutup ISC A, kedua tim sudah memiliki catatan rivalitas yang panjang. Tim yang sama-sama pernah jadi juara kompetisi tertinggi PSSI itu akan saling menjegal.

Dari catatan statistik laman ISC, selama ini Arema memiliki catatan kemenangan lebih banyak dari sembilan pertemuan terakhir dengan Persib. Arema empat kali menang, dan Persib tiga kali menang. Dua pertemuan lain berakhir imbang. Di pertemuan terakhir, di putaran pertama ISC A, 27 Agustus 2016, Arema Cronus dan Persib bermain imbang dengan skor 0-0.

Kedua tim sama-sama menjanjikan untuk menunjukkan permainan terbaik. Di laga nanti Arema dan Persib sama-sama bisa menurunkan komposisi terbaik. Di tubuh Arema hanya Okto Maniani yang mendapat larangan bermain, selebihnya semua pemain inti siap diturunkan.

Bila Arema Cronus memenangkan laga atas Persib maka dipastikan gelar runner ada di tangan. Tapi untuk bisa menggenggam gelar juara ISC A, Arema hanya bisa berharap dari hasil pertandingan antara Persipura lawan PSM. Arema baru bisa jadi juara bila Persipura kalah.

Hasil kemenangan atas Persib sudah cukup untuk merengkuh happy ending. Skuat Arema memilih mengabaikan hasil di laga lain antara Persipura dan PSM yang menjadi laga penentu gelar juara ISC A yang berlangsung Minggu pukul 14.00 WIB.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved