Jendela Dunia
Mahasiswi Ini Rela Asuh Nenek di Tempat Kuliah, Kisahnya Bikin Netizen Menangis
Kemudian pada bulan April sang ayang meninggal dunia karena sakit. Ditambah lagi, ibu Liu menderita gangguan mental
Demi menyiapkan sarapan untuk sang nenek, Liu harus bangun pukul 7.30 pagi.
Liu Lin / Shanghaiist
Setelah kelas pagi usai, Liu kemudian bergegas kembali ke kontrakan untuk menyiapkan makan siang sang nenek.
"Camilan favorit nenek saya adalah sosis dan marshmallow," kata Liu Lin.
Ternyata sang nenek menyukai film perang.
Lantas Liu menyimpan banyak film perang di komputernya.
Sehingga ketika Liu pergi ke kampus, sang nenek bisa menonton film ditemani seekor kucing bernama Dang Dang.
Liu Lin dan neneknya / Shanghaiist
Ketika cuaca tak terlalu dingin, Liu mengajak sang nenek keluar mencari udara segar menggunakan kursi roda.
Meskipun merawat neneknya membutuhkan banyak energi dan waktu, hal tersebut tak membuat kuliah Liu berantakan.
"Liu adalah seorang mahasiswa yang sangat baik," kata pengajarnya, Zhang Na.
"Dia telah mengajukan program kerja-studi di universitas," tambah Zhan Na.
Liu Lin dan neneknya / Shanghaiist
Kisah Liu telah menyentuh hati banyak orang dan beberapa telah menawarkan untuk membantu dia dan neneknya secara finansial.
Namun, Liu menolak sumbangan dari orang-orang.
"Adikku sudah bisa menghasilkan uang. Dengan gajinya dia bisa membantu saya dan nenek," ucap Liu.
"Saya sendiri juga punya pekerjaan paruh waktu di kampus untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup. Kita bisa membuatnya sendiri dan tidak perlu bergantung pada orang lain," tambah Liu. (*)
Sumber : Tribun Style/Indan Kurnia Efendi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/lin-liu-dan-nenek_20161224_125545.jpg)


