Selasa, 14 April 2026

Jendela Dunia

Diduga Penyebab Kapal Titanic Tenggelam Bukan Karena Tabrakan Dengan Gunung Es, Tapi . . .

Sekarang bukti baru menunjukkan ada api di lambung kapal yang tidak diketahui selama hampir tiga pekan sebelum malam naas tersebut.

Editor: Zainuddin
Dana Keller

SURYAMALANG.COM - Tenggelamnya kapal Titanic sudah lebih dari seabad yang lalu. Namun misterinya masih belum terpecahkan.

Banyak teori yang mengungkapkan penyebab terjadinya kecelakaan kapal pesiar itu.

Titanic merupakan kapal penumpang Inggris yang tenggelam di Samudra Atlantik Utara pada 15 April 1912 pagi.

Kapal pesiar ini berlayar dari Southampton dan direncanakan berlabuh di New York City, Amerika Serikat.

Temuan terbaru meyakini bahwa tragedi RMS Titanic bukan disebabkan hanya tabrakan dengan gunung es.

Diansir dari Metro.co.uk bahwa teori baru telah muncul untuk mendukung tenggelamnya Titanic.

Pada bulan April 1912, kapal penumpang terbesar ini berangkat pada pelayaran perdananya dari Southampton ke New York. Tetapi tragis, kapal itu tidak pernah mencapai tujuan.

Sekarang bukti baru menunjukkan ada api di lambung kapal yang tidak diketahui selama hampir tiga pekan sebelum malam naas tersebut.

Kebakaran besar itu bertanggung jawab atas tenggelamnya kapal, dan kematian lebih dari 1.500 penumpang.

Wartawan Senan Molony mempelajari foto-foto langka yang diambil oleh para insinyur kepala listrik kapal sebelum meninggalkan galangan kapal di Belfast.

Ahli, yang telah meneliti Titanic selama 30 tahun, melihat tanda hitam 30 kaki tepat di belakang lapisan kapal yang menyentuh gunung es.

“Kami melihat daerah yang tepat di mana gunung es terjebak. Tampaknya kapal itu memiliki kelemahan atau kerusakan pada lambung di tempat tertentu, sebelum meninggalkan Belfast,” kata Molony.

Tanda itu mungkin disebabkan api di salah satu kamar boiler.

Jadi ketika kapal menabrak gunung es, lambung baja terlalu lemah dan segera merobek terbuka.

Molony juga mengklaim bahwa kebakaran itu dirahasiakan dan kapal itu terbalik di di dermaga SOUTHAMPTON untuk mencegah penumpang dari bercak kerusakan.

Tidak ada yang menyelidiki tanda ini sebelumnya.

“Ini benar-benar mengubah narasi. Kami memiliki ahli metalurgi yang mengatakan bahwa ketika kamu mendapat tingkat temperatur terhadap baja itu membuat rapuh, dan mengurangi kekuatannya hingga 75 persen,” tambahnya.

Jadi, apa kalian percaya dengan teori baru tentang tenggelamnya kapal Titanic ini?

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved