Persema Malang
Persema Malang Gandeng Klub ISL lewat Sister Club, Ini Tujuannya . . .
Corporate Secretary Persema, Dito Arief menyatakan pihaknya melakukan penjajakan dengan salah satu klub ISL kerja sama untuk menjadi sister klub
Penulis: Dyan Rekohadi | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Persema Malang langsung mengambil langkah cepat yang konkret untuk menghadapi kompetisi Liga Nusantara (Linus) sebagai respon keputusan Kongres tahunan PSSI, 8 Januari 2017.
Tanpa terus larut dengan kekecewaan dengan putusan bermain di Linus, langsung mematangkan persiapan tim. Persema bahkan langsung mengambil terobosan dengan melakukan kerja sama sister club.
Corporate Secretary Persema, Dito Arief menyatakan pihaknya melakukan penjajakan dengan salah satu klub ISL kerja sama untuk menjadi sister klub.
Ia menyebut kerja sama itu ditujukan lebih pada pembinaan pemain dan pembinaan keorganisasian dan bisnis manajemen klub.
"Kami sudah melakukan komunikasi intens. Tapi karena baru kemarin kami dipulihkan, ya perlu pembicaraan lebih jauh," ujar Dito pada awak media kota Malang, Senin (9/1/2016) malam.
Salah satu bentuk kerja sama itu yang berperan langsung bagi Persema adalah penggunaan pemain.
Rencananya, melalui kerja sama ini ada sebagian dari pemain Persema berasal dari pemain U-21 tim ISL itu.
"Ini proyek jangka panjang. Karena itulah kami legowo menjalani Linus karena ada beberapa hal yang perlu kami persiapkan. Kami mengadopsi industri sepak bola," papar Dito didampingi Manajer Tim, Totok Soekardjito dan Manajer Teknik, Bambang Suryo.
Meski mengumumkan rencana kerja sama sister club dengan salah satu klub ISL, Dito menegaskan Persema tidak akan dimerger dengan klub ISL untuk lebih cepat berlaga lagi di ajang ISL.
"Merger bukan pilihan kami. Itulah mengapa kami berjuang selama ini. Persema punya histori yang panjang. Opsi merger bukan opsi kami," tegasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/corporate-secretary-persema-malang-dito-arief_20170110_112327.jpg)