Jumat, 10 April 2026

Malang Raya

Ini Penetapan Kuota Seleksi Masuk PTN di Malang

Universitas Brawijaya (UB) dan Universitas Negeri Malang (UM) sudah memutuskan kuota Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Papan informasi SNMPTN di arena Expo Pendidikan dan Teknologi di Sasana Krida UB Malang, Selasa (17/1/2017). 

SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - Universitas Brawijaya (UB) dan Universitas Negeri Malang (UM) sudah memutuskan kuota Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).

Sedangkan UIN Maulana Malik Ibrahim (Maliki) baru memutuskan kuota SNMPTN pada Rabu (18/1/2017).

Kemeristek Dikti hanya memberi batasan minimal SNMPTN dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) sebanyak 30 persen, dan mandiri maksimal 30 persen.

Untuk mencapai 100 persen, sisa 10 persen bisa diputuskan oleh PTN.

“UB sudah menetapkan kuota SNMPTN sebanyak 30 persen. Sedangkan SBMPTN sebanyak 40 persen dan seleksi mandiri sebanyak 30 persen,” jelas Prof Dr Kusmartono, Wakil Rektor I UB kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (17/1/2017).

Pada tahun lalu, kuota tiga jalur penerimaan mahasiswa PTN itu sudah ditetapkan Kemenristek Dikti. Beda dengan tahun sekarang yang hanya diberi ancer-ancer minimal 30 persen untuk SNMPTN dan SBMPTN dan maksimal 30 persen untuk jalur mandiri.

Besaran kuota UB juga sama dengan UM. Wakil Rektor W UM, Prof Dr Haryono MPd mengatakan keputusan kuota 30-40-30 (SNMPTN-SBMPTN-Mandiri).

“Alasan memberi kuota 40 persen untuk SBMPTN karena biasanya mahasiswa berprestasi lebih tinggi didapat dari SBMPTN,” kata Haryono.

Sementara itu, Wakil Rektor I UIN Maliki, Dr Zainudin mengaku belum bisa menyampaikan besaran kuota.

“Baru diputuskan besok,” kata Zainudin.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved