Sabtu, 18 April 2026

Nasional

Uang Berlimpah, Tapi Mengapa Sandiaga Uno Tak Punya Mobil Mewah? Ini Alasan Dia

Kendati demikian, dalam laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) yang dilaporkannya, Sandiaga tercatat hanya memiliki dua mobil.

Editor: Aji Bramastra
kompas.com
Sandiaga Uno 

SURYAMALANG.COM - Calon wakil gubernur DKI Jakarta nomor pemilihan tiga, Sandiaga Uno, tercatat memiliki kekayaan mencapai Rp 3,8 triliun.

Jumlah tersebut belum termasuk uang simpanannya sebesar 10.347.381 dollar AS.

Kendati demikian, dalam laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) yang dilaporkannya, Sandiaga tercatat hanya memiliki dua mobil.

Mobil itu adalah Nissan Grand Livina seharga Rp 125 juta, dan Nissan X-Trail seharga Rp 250 juta.

Saat peluncuran buku otobiografinya yang berjudul "Kerja Tuntas Kerja Ikhlas: One Way Ticket to Success", di toko buku Gramedia Matraman, Jakarta Timur, Rabu (18/1/2017), Sandiaga mendapat pertanyaan tentang hal itu.

Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, saat peluncuran buku "Kerja Ikhlas, Kerja Tuntas" di Gramedia, Jakarta, Rabu (18/1/2017).

Dia pun menjelaskan alasannya tak memiliki mobil mewah.

Menurut Sandiaga, dirinya tidak melihat kekayaan dalam sebuah simbolisasi.

Khusus untuk mobil, dia mengaku hanya melihatnya sebagai sebuah alat transportasi.

"Mobil itu it's so functional how to get point A to point B."

"Tapi bagaimanapun harus nyaman," ujar Sandi.

Menurut Sandi, banyak pihak yang menganggap dirinya hanya melakukan pencitraan.

Namun dia menyatakan ada alasan lain di balik pemilihan merek mobilnya saat ini.

Sandi menjelaskan bahwa dia merupakan pemilik salah satu agen pemegang merek Nissan di Indonesia.

"Kami ada distribusi mobil Nissan, masak pakai mobil yang lain."

"Nanti kan orang nganggap mendukung merek sendirinya aja enggak," ujar Sandi.

Kisah Sandi dan mobil yang digunakannya itu turut diceritakannnya dalam buku otobiografinya.

Dalam bukunya, Sandi banyak menceritakan tentang pengalamannya saat mulai merintis bisnis.

Dia memulai ceritanya dari mulai saat ia bekerja sebagai karyawan di Astra, sampai akhirnya mengalami PHK pada tahun 1998.

Dari situlah perjalanannya sebagai pengusaha dimulai.

"Kami memulai dari tiga orang karyawan."

"Tapi sekarang sudah ada 55.000 karyawan di seluruh Indonesia," ujar pria yang kini tercatat punya bisnis di berbagai bidang ini.

Galang Dana

Calon wakil gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, memanfaatkan peluncuran buku autobiografi "Kerja Tuntas, Kerja Ikhlas" sebagai penggalangan dana kampanye.

Adapun peluncuran buku itu dihadiri sejumlah rekan kerja dan pengusaha kenalan dia dalam dunia usaha.

"Ini juga salah satu dari harapan, makanya (mereka) diundang ke sini."

"Saya kepengin mereka itu ketemu lagi," kata Sandiaga di Gramedia Matraman, Jakarta Timur, Rabu (18/1/2017).

Sandiaga mengaku sudah cukup lama tak bertemu dengan rekan kerjanya saat di dunia usaha.

Salah satu rekan kerja Sandiaga adalah Muhammad Luhtfi, Menteri Perdagangan RI pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Luthfi juga merupakan seorang pengusaha ternama.

Sandiaga berharap, para pengusaha yang hadir dalam peluncuran buku itu akan tergugah untuk ikut menyumbangkan dana kampanye.

"Nanti akan saya telepon satu-satu," kata Sandiaga.

Sementara itu, Sandiaga mengatakan, saat ini sudah ada dua pengusaha berkomitmen untuk menyumbang dana kampanye.

Namun, Sandiaga belum mau membuka identitas kedua pengusaha tersebut.

"Saya berharap (sumbangan) mentok, kalau pengusaha kan (maksimal) Rp 75 juta," kata Sandiaga. (*)

Sumber : Kompas.com/Alsadad Rudi

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved