Malang Raya
Belum Ada SDN di Kota Malang Yang Jadi Sekolah Penguatan Pendidikan Karakter
Untuk mempersiapkan itu telah digelar rakor bersama sekolah inti, Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S), pengawas, dan sebagainya.
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - Sampai saat ini belum ada SDN di Kota Malang yang menjadi sekolah Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) yang didalamnya ada fullday school (FDS). Semua masih dalam tahap mempersiapkan diri.
“Semua SDN berpotensi, yang penting disiapkan, dan disosialisasikan dulu,” kata Dra Atimah MPd, Kabid Pembinaan SD Dindik Kota Malang kepada SURYAMALANG.COM, Jumat (20/1/2017).
Untuk mempersiapkan itu telah digelar rakor bersama sekolah inti, Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S), pengawas, dan sebagainya.
Dindik tidak bisa memaksakan sekolah. Jika sekolah sudah siap, pasti akan melaksanakan PPK.
“Setelah itu baru kami ajukan ke Kemendikbud,” tambahnya.
SDN sudah ada yang mengajukan proposal menjadi PPK.
“Yang sudah agak matang adalah SDN eks RSBI, seperti SDN Kauman 1, dan SDN Model. Sedang SDN Blimbing 3 masih tahap sosialisasi,” ungkapnya.
Dia juga menyebut ada SDN yang siap, tetapi belum mengajukan proposal.
“Untuk sekolah eks RSBI tidak ada masalah. Tinggal menambah yang dikhususkan,” jelas Atimah.
Terutama untuk penambahan pendidikan karakternya, misalnya religi atau pengembangan bakat dan minat.
“Disiapkan perangkatnya dulu,” jawabnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/peringati-hut-pgri-ribuan-siswa-di-kota-batu-menulis-puisi-untuk-sang-guru_20161213_172555.jpg)